Kamis, 6 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Phu Quoc Bangun Kereta Ringan Pertama Sambut APEC 2027

Phu Quoc Bangun Kereta Ringan Pertama Sambut APEC 2027
Phu Quoc Bangun Kereta Ringan Pertama Sambut APEC 2027

Pulau Phu Quoc di Vietnam bersolek. Mereka tidak main-main dalam menata wajah pariwisatanya demi menyambut perhelatan akbar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC tahun 2027 mendatang. Kini, sebuah jalur kereta ringan sepanjang 17,59 kilometer mulai dibangun untuk membelah pulau terbesar di Vietnam tersebut.

Proyek ambisius ini bukan sekadar urusan memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Pemerintah setempat menaruh target tegas. Sebelum delegasi internasional menginjakkan kaki di pulau ini tiga tahun lagi, kereta harus sudah bisa beroperasi. Langkah ini menjadi strategi utama Phu Quoc untuk mendongkrak konektivitas antar kawasan resor yang selama ini masih mengandalkan jalanan darat biasa.

Mengubah Wajah Transportasi Lokal

Selama ini, turis yang datang ke Phu Quoc harus berkutat dengan taksi konvensional yang tarifnya seringkali bikin pusing. Belum lagi fluktuasi harga yang tidak menentu. Kehadiran kereta ringan ini dipastikan bakal memangkas ketergantungan wisatawan pada transportasi privat tersebut. Bagi pelancong internasional, termasuk tamu dari Indonesia, kemudahan akses ini adalah kunci.

Pemerintah Vietnam sepertinya memahami betul cara memikat hati wisatawan. Mereka tidak hanya membuat jalur kereta teknis yang membosankan. Stasiun-stasiun yang nantinya terbangun akan memiliki konsep tematik.

Bayangkan, setiap perhentian dirancang khusus untuk memamerkan ikon wisata populer dari berbagai penjuru Vietnam. Seolah-olah, satu perjalanan kereta adalah tur singkat melintasi seluruh keindahan negara tersebut.

Pembangunan infrastruktur ini memakan biaya yang tidak sedikit. Namun, bagi Phu Quoc, investasi ini adalah tiket emas. Mereka sadar bahwa status tuan rumah APEC adalah kesempatan emas untuk memamerkan diri di mata dunia. Jika transportasi massal modern sudah tersedia, maka pulau ini tidak lagi hanya menjadi tempat bersantai di pantai, melainkan destinasi kelas dunia dengan fasilitas mumpuni.

Kejar Tayang Sebelum APEC

Jadwal kerja di lapangan pun berjalan cukup ketat. Laporan dari VnExpress menunjukkan bahwa pengerjaan fisik dikebut agar tidak ada keterlambatan. Vietnam memang sedang serius menggarap logistik dan pariwisatanya. Sektor ekonomi di Phu Quoc diprediksi akan menerima suntikan napas baru begitu kereta ini terintegrasi dengan pusat resor dan wilayah pesisir.

Bagi pelaku bisnis di Phu Quoc, kereta ringan ini adalah detak jantung masa depan. Mereka tidak lagi perlu cemas soal mobilitas tamu hotel yang terhambat kemacetan saat musim liburan tiba. Integrasi sistem transportasi yang modern ini akan membuat distribusi wisatawan jauh lebih merata ke berbagai titik di pulau tersebut.

Meski pengerjaan masih berlangsung, ekspektasi publik sudah cukup tinggi. Pemerintah setempat terus memastikan bahwa proyek ini tetap berjalan sesuai garis waktu yang ditentukan. Mereka tidak ingin ada gangguan sekecil apa pun saat para pemimpin negara anggota APEC tiba di Phu Quoc nanti.

Kereta ringan ini bukan hanya soal rel dan gerbong, tapi soal pembuktian bahwa Phu Quoc sudah siap bertransformasi menjadi magnet wisata baru di Asia Tenggara.

Setelah selesai nanti, para delegasi tidak hanya akan disuguhi ruang rapat mewah atau pemandangan laut biru yang memukau. Mereka bakal merasakan pengalaman perjalanan modern yang menghubungkan denyut nadi Pulau Phu Quoc hanya dalam sekali duduk di balik kaca kereta.

Vietnam kini benar-benar memacu langkah, memastikan setiap inci infrastruktur siap sebelum mata dunia tertuju pada mereka di tahun 2027.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda