Sabtu, 8 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Pendapatan Danantara melonjak 400 persen, Prabowo: Ini perlu kita cek dan audit

Pendapatan Danantara melonjak 400 persen, Prabowo
Pendapatan Danantara melonjak 400 persen, Prabowo

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kabar mengenai kinerja keuangan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang dilaporkan mengalami lonjakan signifikan. Dalam kurun waktu satu tahun beroperasi, pendapatan lembaga tersebut dikabarkan meningkat hingga 400 persen.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo di sela-sela acara peluncuran buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Meski menyambut baik capaian tersebut, ia menekankan perlunya transparansi melalui proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Saya dapat laporan bahwa revenue atau penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen kurang lebih. Ini terus harus kita audit, terus harus kita cek,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, bahkan jika hasil audit nantinya menunjukkan angka di bawah 400 persen, pertumbuhan di kisaran 200 hingga 300 persen tetap dinilai sebagai capaian yang sangat berarti bagi operasional Danantara dalam satu tahun pertama.

Proses Konsolidasi yang Kompleks

Hingga saat ini, BPI Danantara memang belum merilis laporan keuangan konsolidasi untuk Tahun Buku 2025. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh tingginya kompleksitas penyusunan data.

Pihaknya harus mengonsolidasikan laporan keuangan dari lebih dari 1.000 perusahaan, termasuk melakukan eliminasi transaksi antarbadan usaha yang tergabung dalam ekosistem Danantara.

Saat ini, laporan keuangan tersebut masih berada dalam tahap praaudit. Dony memastikan bahwa setelah proses internal rampung, publikasi laporan keuangan akan dilakukan dengan pendampingan auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Selain itu, perusahaan telah melibatkan konsultan keuangan untuk menyusun struktur akun agar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Dony menargetkan laporan tersebut selesai dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan dan optimistis bahwa proses di tahun berikutnya akan jauh lebih efisien.

Dampak bagi Industri dan Masyarakat

Kinerja Danantara menjadi sorotan karena perannya yang krusial dalam mengelola aset investasi negara. Bagi dunia usaha dan masyarakat, laporan keuangan yang transparan dan terukur akan memberikan sinyal positif mengenai efektivitas tata kelola BUMN di bawah naungan BPI Danantara.

Stabilitas sektor energi yang juga disinggung oleh Presiden—seperti keberhasilan menjaga harga BBM bersubsidi di tengah fluktuasi harga global—menjadi bukti bahwa manajemen keuangan dan pengelolaan BUMN yang solid memberikan dampak langsung pada ketenangan ekonomi domestik.

Selain membahas Danantara, Presiden juga menyoroti capaian infrastruktur desa yang kini telah menyentuh angka hampir 2.500 jembatan.

Sinergi antara tata kelola investasi yang baik dan pembangunan fisik di daerah diharapkan mampu memperkuat daya tahan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih membayangi.

Kehati-hatian Presiden dalam meminta audit terhadap kenaikan 400 persen tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan dana investasi negara.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda