Sabtu, 8 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Vingroup Ajukan Proyek Mall Bawah Tanah Ho Chi Minh City

Vingroup Ajukan Proyek Mall Bawah Tanah Ho Chi Minh City
Vingroup Ajukan Proyek Mall Bawah Tanah Ho Chi Minh City

HO CHI MINH CITY — Perusahaan kereta api VinSpeed yang berada di bawah naungan konglomerat Vingroup mengusulkan pembangunan megaproyek Mall Bawah Tanah Ho Chi Minh City setinggi empat lantai yang berlokasi tepat di bawah September 23 Park.

Proyek ambisius ini diinisiasi oleh Pham Nhat Vuong, pendiri Vingroup sekaligus orang terkaya di Vietnam dan Asia Tenggara dengan kekayaan bersih mencapai sekitar 33 miliar dolar AS menurut data Forbes.

Langkah ini diyakini akan mengubah wajah pusat kota Ho Chi Minh City secara drastis melalui integrasi ruang ritel modern dan transportasi massal. Kehadiran pusat perbelanjaan bawah tanah ini juga diproyeksikan mampu mengurai kemacetan parah di permukaan jalan dengan menyediakan fasilitas parkir pintar berkapasitas besar di area pusat bisnis yang sangat padat.

Megaproyek Ritel dan Parkir Cerdas Empat Lantai

Berdasarkan proposal yang diajukan, proyek ini mencakup area seluas lebih dari 9,3 hektare yang mengintegrasikan taman kota dengan stasiun bawah tanah Ben Thanh. Zona pertama dari proyek ini akan berupa kompleks bawah tanah hingga empat lantai dengan total luas lantai mencapai hampir 318.000 meter persegi.

Pembagian fungsi ruang di dalam kompleks bawah tanah tersebut dirancang secara rinci untuk memaksimalkan kenyamanan pengunjung:

Fungsi Ruang Luas Area (Sqm)
Ritel, Jasa, dan Fasilitas Umum 145.000
Fasilitas Parkir Kendaraan 147.000
Stasiun, Kantor, Operasional, Teknis 26.000

Mal ini nantinya akan berada tepat di bawah area taman, membuka akses langsung ke stasiun metro, area parkir, serta jaringan pintu masuk di berbagai sudut kota. Untuk mengantisipasi suasana pengap, pengembang merancang jendela langit-langit (skylight) dan penanaman pohon guna menyalurkan cahaya alami serta sirkulasi udara bersih ke dalam tanah.

Integrasi Transportasi Massal Ho Chi Minh City

Pembangunan Mall Bawah Tanah Ho Chi Minh City ini dirancang untuk menyatu dengan September 23 Park yang tetap dipertahankan sebagai ruang publik hijau di permukaan tanah. Pemerintah kota mensyaratkan bangunan di atas tanah hanya boleh setinggi satu lantai, dengan area hijau mencakup lebih dari 87.400 meter persegi dari total tapak proyek.

Lokasi taman ini sangat strategis karena berada di jantung pusat kota Ho Chi Minh City, bersebelahan dengan Pasar Ben Thanh yang legendaris, Quach Thi Trang Square, serta jalur protokol Le Loi dan Le Lai. Di area ini juga terdapat Stasiun Ben Thanh untuk Metro Jalur No.

1 yang telah beroperasi sejak Desember 2024 dan diproyeksikan menjadi stasiun transit bagi beberapa koridor kereta listrik di masa depan.

Proyek ini menjadi angin segar setelah rencana pembangunan pusat belanja bawah tanah sebelumnya seluas 45.000 meter persegi senilai 8,4 triliun dong Vietnam atau sekitar 320 juta dolar AS yang didanai pinjaman ODA terus mengalami penundaan selama bertahun-tahun.

Kini, melalui revisi rencana induk Ho Chi Minh City hingga tahun 2040, pemerintah setempat telah memberikan izin bagi VinSpeed untuk menyusun rencana tata ruang detail skala 1:500 guna merealisasikan kawasan komersial bawah tanah yang modern ini.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda