Rabu, 12 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Awas Malware Lumma Stealer di File Bajakan Film The Odyssey

Awas Malware Lumma Stealer di File Bajakan Film The Odyssey
Awas Malware Lumma Stealer di File Bajakan Film The Odyssey

Para pemburu film bajakan kini harus berpikir dua kali sebelum mengklik tombol unduh. Peneliti keamanan siber dari Bitdefender baru saja menemukan kampanye jahat yang menargetkan pengguna yang ingin menonton film *The Odyssey* secara gratis melalui jalur ilegal.

Pelaku di balik serangan ini menggunakan taktik yang tergolong klasik namun mematikan. Mereka menyebarkan berkas eksekusi dengan akhiran .exe, namun menyamar dengan ikon pemutar video VLC yang sangat meyakinkan. Nama berkasnya pun dibuat seolah-olah asli, seperti “the odyssey 2026 1080p webrip-lama.exe”, untuk mengelabui siapa pun yang kurang teliti saat mengunduh dari situs-situs pembajakan.

Jejak Lumma Stealer di Komputer Korban

Begitu berkas itu diklik, malapetaka dimulai. Program jahat yang dikenal dengan nama Lumma Stealer—atau LummaC2—langsung menyusup ke sistem. Ini bukan program main-main. Lumma beroperasi sebagai layanan Malware-as-a-Service (MaaS), di mana pengembangnya menyewakan alat ini kepada para kriminal siber dengan biaya langganan antara 250 hingga 1.000 dolar AS per bulan.

Setelah berada di dalam sistem, Lumma bekerja seperti pencuri profesional. Ia memanen kata sandi yang tersimpan di peramban, data kartu pembayaran, informasi dompet kripto, sampai kredensial akses jarak jauh atau remote desktop. Semua data sensitif itu langsung disedot keluar.

Yang membuat ancaman ini terasa lebih dingin adalah kemampuannya mencuri session cookies. Dengan data ini, penyerang tidak butuh kata sandi atau kode verifikasi dua langkah lagi.

Mereka bisa langsung membajak sesi masuk akun korban secara instan tanpa memicu peringatan keamanan apa pun di perangkat asli. Peretas bisa masuk ke akun media sosial atau perbankan Anda seolah-olah mereka adalah pemilik sahnya.

Serangan Kilat Tanpa Jejak

Ada keunikan pada varian Lumma kali ini yang dicatat oleh tim Bitdefender. Berbeda dengan *malware* pada umumnya yang berusaha menetap lama atau menyebarkan *dropper* tambahan untuk menguasai komputer, pelaku kali ini justru bergerak sangat efisien dan cepat.

Begitu data terkumpul, mereka selesai. Mereka tidak peduli lagi dengan sistem korban. Strategi “tebas dan lari” ini justru membuat deteksi menjadi jauh lebih sulit. Pengguna mungkin tidak merasakan perubahan drastis pada performa komputer mereka, namun di balik layar, data berharga sudah berpindah tangan ke server peretas.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 12 Agustus 2026: Klaim Pack & Coins Gratis