Rabu, 12 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham GIAA Garuda Indonesia Anjlok 3,90% ke Rp74 pada 12 Agustus 2026

Saham GIAA Garuda Indonesia
Saham GIAA Garuda Indonesia Anjlok 3,90% ke Rp74 pada 12 Agustus 2026. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Penurunan ini kontras dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terpantau menguat.

Saham maskapai pelat merah itu tergelincir Rp3,00 atau -3,90% ke level Rp74,00 per saham, tepatnya pada pukul 16.14.46 WIB. Sementara itu, IHSG justru menguat 1,69% di sesi yang sama.

Data Perdagangan Saham GIAA 12 Agustus 2026

Pada perdagangan hari ini, saham GIAA dibuka di harga Rp75. Sempat menyentuh level tertinggi Rp75 di awal sesi, tekanan jual kemudian muncul hingga harga terendah Rp70. Setelah jeda istirahat, GIAA sempat sedikit pulih namun tetap ditutup di zona merah.

Keterangan Angka
Harga Penutupan Rp74,00
Perubahan -Rp3,00 (-3,90%)
Pembukaan Rp75,00
Tertinggi Rp75,00
Terendah Rp70,00
Penutupan Kemarin Rp77,00
Volume 764,41 juta saham
Kapitalisasi Pasar Rp30,12 Triliun

Volume perdagangan GIAA tercatat sangat besar, mencapai 764,41 juta saham. Angka ini jauh di atas rata-rata volume harian GIAA yang berkisar 188,80 juta saham.

Penyebab Saham GIAA Turun Hari Ini

Penurunan saham GIAA pada hari ini disebabkan oleh beberapa faktor yang berinteraksi di pasar. Salah satunya adalah aksi profit taking atau ambil untung oleh investor. Saham GIAA sebelumnya sempat mengalami reli signifikan, naik dari level Rp50 ke Rp77 dalam beberapa bulan terakhir. Reli ini mendorong sebagian investor untuk merealisasikan keuntungan mereka.

Selain itu, fundamental perusahaan yang masih menunjukkan angka negatif juga menjadi perhatian pasar. Laba per saham (EPS) GIAA masih tercatat -Rp37. Investor masih menanti sinyal pemulihan dan profitabilitas yang konsisten dari maskapai ini, yang diharapkan bisa tercermin dalam laporan keuangan mendatang.

Volume perdagangan yang tinggi, mencapai 764,41 juta saham — jauh melampaui rata-rata harian 188,80 juta saham — mengindikasikan adanya distribusi saham. Ini sering kali menjadi pertanda tekanan jual yang kuat. Sentimen di sektor penerbangan juga memberikan dampak. Harga avtur yang tetap tinggi dan daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya terus menekan margin keuntungan maskapai penerbangan.

Data Fundamental GIAA Terbaru

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair