Meski mengalami koreksi hari ini, harga saham GIAA di Rp74 masih berada di atas level terendah dalam 52 minggu terakhir, yakni Rp50. Berikut adalah data fundamental terkini dari Garuda Indonesia:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| EPS (Laba per Saham) | -Rp37 |
| Saham Beredar | 407,09 juta lembar |
| 52 Week Range (Tertinggi) | Rp126 |
| 52 Week Range (Terendah) | Rp50 |
| Jumlah Karyawan | 11 ribu |
| Kapitalisasi Pasar | Rp30,12 Triliun |
Analisa Teknikal GIAA
Secara teknikal, penutupan saham GIAA di harga Rp74 menandakan kegagalan untuk bertahan di atas level krusial Rp75. Level support terdekat yang perlu diperhatikan investor adalah Rp70. Jika level ini jebol, target penurunan selanjutnya dapat berada di Rp65.
Sementara itu, level resistance terdekat berada di rentang Rp75 hingga Rp77, yang merupakan harga penutupan pada perdagangan kemarin. Pergerakan GIAA ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan untuk bertahan di atas support kunci dan sentimen pasar yang berkembang.
Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga GIAA, khususnya di level Rp70, sebagai titik krusial. Jika level ini mampu dipertahankan, peluang untuk rebound masih terbuka. Namun, tekanan jual yang kuat dan fundamental yang belum sepenuhnya pulih tetap menjadi tantangan.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk melakukan aksi jual atau beli saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.