Kamis, 13 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Dampak Rebalancing MSCI 13 Agustus 2026: Saham Ini Bakal Banjir Dana Asing

dampak rebalancing msci 13 agustus 2026 banjir dana asing ihsg
Dampak Rebalancing MSCI 13 Agustus 2026: Saham Ini Bakal Banjir Dana Asing. Credit: Ilustrasi/JournalArta

Emiten yang dikeluarkan dari indeks MSCI wajib dijual oleh dana pasif yang mengikuti indeks tersebut. Hal ini dapat menimbulkan tekanan jual signifikan pada saham-saham terkait.

Kode Nama Emiten Indeks Sebelumnya Estimasi Dampak
GOTO GoTo Gojek Tokopedia Global Standard Tekanan Jual Terbesar
ARTO Bank Jago Global Small Cap Tekanan Jual
BUKA Bukalapak Global Small Cap Tekanan Jual
FILM Multipolar Technology Global Small Cap Tekanan Jual
ESSA ESSA Industries Global Small Cap Tekanan Jual

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi sorotan utama karena keluar dari MSCI Global Standard Index. Mengingat bobotnya yang cukup besar di indeks sebelumnya, potensi outflow atau arus keluar dana asing untuk GOTO diperkirakan menjadi yang paling signifikan di antara saham-saham lain yang terdepak.

Waktu dan Dampak Rebalancing pada IHSG

Dampak dari rebalancing MSCI ini akan mulai terasa pada periode tertentu. Tanggal efektif perubahan indeks adalah pada penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Sementara itu, periode rebalancing, yaitu masa di mana manajer investasi akan menyesuaikan portofolio mereka, diperkirakan berlangsung antara 19 Agustus hingga 30 Agustus 2026.

Periode ini menjadi masa yang rawan volatilitas. Keluarnya GOTO dari Standard Index bisa sedikit menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan. Hal ini karena bobot saham teknologi di indeks akan berkurang, dan potensi tekanan jual dari dana asing pasif bisa memengaruhi pergerakan IHSG.

Strategi Investor Menghadapi Perubahan Indeks MSCI

Investor perlu menyiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi rebalancing MSCI ini. Trader jangka pendek disarankan untuk menghindari strategi average down pada saham-saham seperti GOTO, ARTO, dan BUKA hingga setelah 31 Agustus 2026, mengingat potensi tekanan jual yang masih tinggi.

Bagi investor fundamental, CPIN bisa menjadi peluang akumulasi jika terjadi tekanan harga akibat perpindahan indeks. Memantau aliran dana asing (foreign flow) pada kelima saham yang keluar dari indeks, terutama mulai minggu depan, juga menjadi langkah penting. Ini akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai seberapa besar tekanan jual yang terjadi di pasar.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair