“If that’s true, his swelling would be by definition acute, not chronic. Acute leg swelling is a potentially much more consequential finding that can be caused by issues such as heart and kidney disease. What’s the reason for this discrepancy?” kata Reiner.
Barbabella menulis hasil pemeriksaan fisik Trump pada Mei bahwa presiden mengalami sedikit pembengkakan di kaki bagian bawah, dan kondisi itu menunjukkan perbaikan dari tahun sebelumnya. Itu menjadi pemeriksaan medis ketiga Trump dalam 13 bulan.
Di titik ini, yang dipersoalkan bukan cuma detail klinis. Ketika data medis berubah-ubah atau tidak dijelaskan dengan tegas, ruang spekulasi langsung terbuka. Dan dalam politik Amerika, ruang itu biasanya cepat berubah jadi tekanan.
Kantuk Trump di depan kamera ikut disorot
Reiner juga menyebut momen Trump yang tampak sulit tetap terjaga selama rapat kabinet dan agenda di Oval Office. Ia bahkan terlihat mengantuk pada acara yang lebih ramai, termasuk pertandingan UFC yang ia gelar di halaman Gedung Putih untuk ulang tahunnya dan laga di Madison Square Garden saat NBA Finals.
“Although the president is a renowned night owl, his sleepiness seems relatively new. There are several possible causes for the president’s symptoms, some of which could have serious complications if left untreated,” kata Reiner. Ia lalu bertanya apakah tim medis presiden sudah menemukan sumber masalah itu dan bagaimana penanganannya.
Gedung Putih membela Trump. Juru bicara Davis Ingle mengatakan kepada The Independent, “If it quacks like a duck, it may actually just be a Democrat hack doctor,” sambil menyebut Trump sebagai presiden yang “sharpest, most accessible, and energetic” dalam sejarah Amerika dan menuding para profesional medis yang berspekulasi dari jauh melanggar sumpah Hipokrates.
Barbabella pada Mei juga menyatakan Trump “remains in excellent health” dan “fully fit to carry out all duties of the Commander-in-Chief.” Tapi keraguan publik belum surut. Survei Washington Post/ABC News/Ipsos pada April menemukan 55 persen orang dewasa di AS menilai Trump tidak cukup sehat secara fisik untuk menjalankan tugas presiden secara efektif.
Reiner menutup argumennya dengan nada keras. Ia menilai publik Amerika berhak mendapat penjelasan yang jelas, bukan sekadar bantahan politik, saat pertanyaan soal kesehatan presiden makin sulit dihindari.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.