Kamis, 13 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Menko Polkam Pimpin Pemusnahan 1,3 Ton Ketamin di Kepri: Hadiah HUT ke-81 RI

Menko Polkam Pimpin Pemusnahan 1,3 Ton Ketamin di Kepri
Menko Polkam Pimpin Pemusnahan 1,3 Ton Ketamin di Kepri

Asap hitam pekat membumbung tinggi dari mesin pembakar di Markas Komando Daerah Angkatan Laut IV, Batam, Rabu (12/8/2026). Di sana, 1,3 ton ketamin yang seharusnya bisa merusak jutaan generasi muda, berubah menjadi abu. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, berdiri tegap menyaksikan barang bukti tersebut musnah ditelan api.

Operasi senyap yang berujung pada penyitaan besar ini berawal dari patroli laut rutin. Petugas gabungan berhasil mencegat kapal MV King Sun saat mencoba menyelundupkan barang haram tersebut melintasi perairan Kepulauan Riau.

Tidak ada perlawanan berarti, namun keberhasilan ini menjadi pukulan telak bagi sindikat narkotika internasional yang selama ini menjadikan perairan Kepri sebagai celah masuk barang ilegal ke Indonesia.

Sinergi di Balik Layar

Djamari tidak menutupi kebanggaannya atas aksi ini. Ia menyebut pengungkapan tersebut sebagai kado istimewa bagi bangsa. Tepat di depan mata, ia menyatakan bahwa ini adalah hadiah nyata bagi rakyat Indonesia menyambut HUT ke-81 RI. “Pemerintah mengapresiasi keberhasilan ini. Pemerintah dapat hadiah HUT RI ke-81,” ujarnya di hadapan para awak media dengan nada suara yang mantap.

Keringat yang mengucur di dahi para petugas lapangan bukan tanpa alasan. Proses penangkapan ini melibatkan kerja maraton antara TNI AL, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai, hingga jajaran Polri.

Mereka berbagi peran, mulai dari intelijen maritim hingga aksi pengejaran di tengah gelombang laut yang tidak menentu. Bahkan, Djamari secara khusus menyebut peran masyarakat maritim dan pelaku usaha pelayaran yang bersedia membuka akses informasi krusial saat operasi berlangsung.

Bagi pria yang akrab dengan dunia pertahanan ini, keberhasilan menumpas 1,3 ton ketamin membuktikan bahwa ego sektoral antar lembaga sudah mulai luntur. Tidak ada lagi tumpang tindih perintah yang menghambat pergerakan di lapangan. Semuanya melebur menjadi satu kekuatan besar.

Koordinasi yang cair dan pertukaran data yang bersifat *real-time* menjadi senjata paling ampuh untuk menekan ruang gerak para penyelundup.

Benteng Pertahanan Maritim

Kepulauan Riau memang bukan wilayah sembarangan. Posisi geografisnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menjadikan wilayah ini sangat seksi bagi para pelaku kejahatan lintas negara. Jalur perdagangan yang padat justru sering disalahgunakan untuk menyembunyikan kontainer berisi barang terlarang di antara tumpukan kargo resmi.

Menko Polkam mengingatkan bahwa deteksi dini adalah nyawa dari pertahanan nasional. Tanpa ketajaman intelijen di lapangan, kapal sebesar MV King Sun bisa saja lolos melewati radar pengawasan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya terus meningkatkan kemampuan deteksi dan respons cepat.

Aparat tidak boleh lengah sedikit pun, mengingat para sindikat ini memiliki modal besar untuk terus mencari celah baru.

Pesan persatuan menjadi penutup arahan Djamari di depan para prajurit dan pejabat instansi terkait. Ia menekankan bahwa laut bukan sekadar hamparan air, melainkan kedaulatan yang harus dijaga bersama dengan solidaritas yang solid. “Hanya dengan cara bekerja bersama-sama kita bisa berhasil. Perkokoh persatuan kita bersama,” tegasnya.

Sinyal peringatan kini sudah dikirimkan ke sindikat global: Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar, melainkan lawan yang tangguh dan terkoordinasi. Ke depan, satuan tugas gabungan ini berencana memperketat jalur tikus di sepanjang pesisir timur Sumatera dan Kepulauan Riau.

Langkah pengamanan akan terus ditingkatkan, dengan menambah intensitas patroli malam serta penggunaan teknologi sensor bawah air yang lebih canggih untuk memantau pergerakan kapal-kapal asing yang mencurigakan.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 13 Agustus 2026: Cara Cek NIK KTP Online