Minggu, 16 Agustus 2026 WIB
BREAKING
HIBURAN

The End of Oak Street Film 2025: Sinopsis, Review & Penjelasan Ending

The End of Oak Street Film 2025
The End of Oak Street Film 2025: Sinopsis, Review & Penjelasan Ending. Credit: Dok. JournalArta

Meskipun demikian, ada beberapa kekurangan yang juga perlu diperhatikan:

  • Pace Lambat: Tiga puluh menit pertama film terasa sedikit membosankan bagi sebagian penonton karena alur yang lambat.
  • Ending Terbuka: Akhir cerita yang bersifat terbuka menjadi pro dan kontra, membuat sebagian penonton merasa tidak puas karena tidak ada resolusi yang jelas.

Berdasarkan ulasan, film ini mendapatkan rating 5.8/10 di IMDb dan 62% di Rotten Tomatoes.

Penjelasan Ending The End of Oak Street (SPOILER)

Di penghujung film, Ethan adalah satu-satunya karakter yang diyakini berhasil “keluar” dari Oak Street pada pukul 5 pagi. Dia kembali ke rumahnya dengan perasaan lega.

Namun, di adegan terakhir, terungkap bahwa jalan di depan rumah Ethan kini memiliki nama “Oak Street”. Hal ini mengindikasikan bahwa Oak Street bukanlah lokasi fisik yang bisa ditinggalkan begitu saja. Jalan tersebut justru mengikuti individu yang mengetahui keberadaannya. Begitu seseorang terlibat dengan Oak Street, ia menjadi bagian dari putarannya.

Penjaga Pak Tua yang muncul dalam film sebenarnya adalah korban sebelumnya yang “dipilih” untuk menjaga jalan tersebut. Dengan demikian, tidak ada yang benar-benar bisa keluar dari Oak Street. Mereka yang terperangkap akan terus berputar dalam siklus tak berujung.

Platform Nonton The End of Oak Street

Per Agustus 2026, film The End of Oak Street sudah tersedia di beberapa platform streaming resmi:

  1. Prime Video: Termasuk dalam langganan Prime.
  2. Apple TV: Tersedia untuk disewa dengan harga Rp35.000.
  3. Google Play Movies: Dapat dibeli seharga Rp70.000.

Film ini belum tersedia di Netflix Indonesia.

The End of Oak Street sangat direkomendasikan bagi penonton yang menyukai film horor slow-burn dan misteri yang mengandalkan pembangunan suasana serta pertanyaan filosofis. Film ini cocok bagi penggemar judul serupa seperti The Backrooms, Skinamarink, atau Oculus, yang fokus pada rasa penasaran dan terjebak daripada jumpscare konvensional.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda