Senin, 17 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Bertambah 3, Kini 35 SPBU Pertamina di Flores Kembali Beroperasi Pascagempa

SPBU Pertamina di Flores yang sedang dalam tahap pemulihan pascagempa 15 Agustus 2026
Pertamina mempercepat pemulihan 35 SPBU di Flores pascagempa dengan fokus keselamatan dan distribusi alternatif melalui empat fuel terminal strategis. (Ilustrasi: AI)

FLORESPertamina Patra Niaga melaporkan peningkatan signifikan dalam pemulihan infrastruktur energi di Flores pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dari total 52 SPBU di pulau tersebut, kini 35 unit telah kembali beroperasi—bertambah tiga SPBU dari update sebelumnya.

Angka tersebut menunjukkan akselerasi pemulihan meskipun masih ada 17 SPBU dalam tahap perbaikan. Kendala yang dihadapi beragam: gangguan listrik, kerusakan jaringan komunikasi, sarana dan fasilitas yang hancur, serta kondisi lingkungan yang masih terdampak bencana. Beberapa operator juga memperlambat operasi untuk mengutamakan keselamatan pekerja di tengah potensi gempa susulan.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menerangkan strategi pemulihan dilakukan bertahap dan terukur. “Keselamatan masyarakat, pekerja, dan keandalan penyaluran energi menjadi prioritas kami.

Karena itu, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memastikan setiap fasilitas yang akan dioperasikan telah melalui pengecekan dan memenuhi aspek keselamatan,” ujarnya pada 16 Agustus.

Alih Suplai dari Beberapa Terminal

Pertamina tidak sekadar memperbaiki SPBU yang rusak. Perusahaan juga mengaktifkan rute distribusi alternatif untuk memastikan pasokan tetap lancar ke seluruh Flores. Enam Fuel Terminal (FT) terus beroperasi, sementara tiga FT lainnya masih dalam persiapan penyaluran menunggu akses jalan yang longsor kembali normal.

Alih suplai difokuskan dari FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere. Pertamina juga menyiapkan dukungan moda transportasi laut untuk memperkuat pasokan ke wilayah yang akses daratnya masih terdampak. Penyaluran BBM menggunakan mobil tangki dengan pengamanan ekstra, terutama pada jalur yang terdampak longsor.

Inisiatif ini penting mengingat gempa merusak bukan hanya instalasi SPBU tetapi juga infrastruktur pendukung di Manggarai dan daerah sekitarnya. Dua SPBU di Manggarai misalnya mengalami kerusakan sarana di area pengisian sehingga belum dapat beroperasi.

LPG dan Distribusi Alternatif

Untuk sektor LPG, kondisi sedikit lebih stabil. Lima agen LPG di wilayah Flores masih beroperasi dalam kondisi aman dengan stok yang tersedia di tingkat agen dan outlet. Pada 16 Agustus pukul 10:19 WITA, sebanyak 20 tabung LPG telah tiba di Maumere untuk memastikan ketersediaan.

Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPH Migas, dan lembaga penyalur untuk mempercepat pemulihan. Masyarakat diimbau menggunakan BBM dan LPG secara bijak sesuai kebutuhan dan tetap tenang menghadapi situasi darurat ini.

Bagi yang membutuhkan informasi terkini tentang ketersediaan energi dan lokasi SPBU yang beroperasi, Pertamina menyediakan akses melalui Pertamina Contact Center 135 dan saluran komunikasi resmi lainnya. Pembaruan kondisi operasional dilakukan secara berkala seiring perkembangan di lapangan.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Jadwal Pemadaman Listrik PLN Hari Ini 17 Agustus 2026: Daftar Wilayah Terdampak & Jam Mati Lampu