JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin, 17 Agustus 2026, tercatat naik signifikan. Per pukul 09:22 WIB, harga jual kembali emas Logam Mulia dipatok di angka Rp2.530.000 per gram. Kenaikan ini mencapai Rp5.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya, memberikan sentimen positif bagi para investor emas.
Kenaikan harga buyback ini menjadi sorotan penting bagi mereka yang tengah mempertimbangkan untuk mencairkan investasi emasnya. Angka Rp2.530.000 per gram ini merupakan patokan untuk produk emas 1 gram di Butik Logam Mulia.
Detail Harga Buyback Emas Antam 17 Agustus 2026
Berikut rincian harga buyback emas Antam berdasarkan data terbaru:
| Keterangan | Harga |
|---|---|
| Harga Buyback 1 gram | Rp2.530.000 |
| Perubahan | ▲ Rp5.000 |
| Update Terakhir | 17 Agustus 2026 09:22:15 WIB |
Perlu dicatat, harga buyback dapat bervariasi antar Butik Emas Logam Mulia dan belum termasuk pajak. Untuk penjualan emas di atas 10 gram, pembeli akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen.
Tren Harga Buyback Seminggu Terakhir
Dalam rentang satu minggu terakhir, dari 10 hingga 17 Agustus 2026, harga buyback emas Antam menunjukkan fluktuasi yang menarik. Harga sempat menembus level Rp2.540.000 per gram pada tanggal 12 dan 14 Agustus. Saat ini, harga cenderung stabil di kisaran Rp2.520.000 hingga Rp2.530.000 per gram, dengan tren yang masih menunjukkan kenaikan.
Pergerakan ini memberikan gambaran bahwa pasar emas masih cukup dinamis, menawarkan peluang bagi investor yang jeli dalam menentukan waktu jual terbaik.
Perbandingan Harga Jual dan Beli Emas Antam
Untuk memahami potensi keuntungan atau kerugian saat bertransaksi emas, penting untuk melihat selisih antara harga beli dan harga buyback. Per hari ini, harga beli emas 1 gram adalah Rp2.683.693, sedangkan harga buyback berada di Rp2.530.000.
Selisih atau spread antara kedua harga tersebut adalah Rp153.693. Ini berarti jika seseorang membeli emas hari ini dan langsung menjualnya, kerugian yang ditanggung mencapai 5,7 persen. Angka ini menegaskan kembali bahwa emas lebih sesuai sebagai instrumen investasi jangka panjang, idealnya untuk 3-5 tahun ke depan, demi mendapatkan imbal hasil yang optimal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.