VICTORIA — vaksin penguin mulai dijalankan di negara bagian Victoria, Australia, saat petugas satwa liar berupaya menangkap dan menyuntik pinguin kecil di St Kilda dan Pulau Phillip selama beberapa pekan ke depan.
Program ini digambarkan sebagai upaya besar yang skalanya belum pernah dilakukan sebelumnya, di saat flu burung strain H5 terus menyebar dan satu pinguin kecil sudah mati sebelum vaksinasi benar-benar dimulai.
Program itu berjalan dalam suasana yang serba mendesak. Pejabat Victoria menargetkan lebih dari 5.000 penguin divaksinasi, sementara ancaman terburuk terhadap koloni Pulau Phillip, yang berisi 40,000 bird colony menurut model pemerintah negara bagian pada Mei 2025, memperkirakan 8,000 hingga 16,000 burung bisa mati bila wabah H5N1 menghantam tanpa kendali.
Kenapa vaksin penguin ini jadi begitu penting
Pinguin kecil memang tampak seperti spesies mungil yang hidup di tepi laut. Namun, di Pulau Phillip, jumlah mereka justru menjadi penyangga besar bagi konservasi dan ekonomi lokal. Koloni itu tumbuh menjadi salah satu yang terbesar di dunia setelah bertahun-tahun upaya pelestarian, dan kini parade malam penguin kembali ke pulau di tenggara Melbourne menjadi daya tarik ekowisata utama.
Tahun lalu, lebih dari 700,000 orang datang untuk melihat pinguin kecil itu berjalan tertatih di garis pantai menuju liang mereka. Uang yang berputar dari kunjungan itu juga disebut mengalir ke ekonomi setempat dalam jumlah besar. Di St Kilda, koloni yang lebih kecil juga menarik perhatian wisatawan, sampai-sampai pertunjukan malamnya kerap penuh lebih dulu.
“The Phillip Island penguin parade is something like 40 per cent of our business turnover,” kata operator tur swasta John Stapleton. Pernyataannya menegaskan bahwa ancaman terhadap penguin bukan cuma soal satwa liar. Ada lapangan kerja, tur, dan pendapatan yang ikut bergantung pada kehadiran burung-burung itu.
Program malam hari dan tantangan dua dosis
James Todd, chief biodiversity officer Victoria, menjelaskan bahwa program vaksin penguin ini unik karena menyasar satwa liar. Tantangannya tidak kecil. “One of the challenges of vaccinating wild animals is they need two doses,” kata Todd pada Minggu. “In most cases, that’s impractical and likely impossible for wild animals.”
Karena itu, petugas yang terlibat dibatasi jumlahnya untuk menekan risiko biosekuriti, baik untuk manusia maupun penguin. Burung-burung di parade malam diprioritaskan lebih dulu karena mereka sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia dan punya pola gerak yang lebih bisa diprediksi. Dengan begitu, petugas punya peluang lebih besar untuk menangkap mereka dengan aman dan cepat.
“It’s a night-time operation,” kata Dr Todd. “As the penguins come to shore, they’ll essentially be corralled into an area where they’re administered with a first dose of the vaccine and also microchipped, and then they’ll be able to proceed back to their nesting burrows.” Setelah dosis pertama dan pemasangan microchip, penguin akan kembali ke liang sarang mereka.
Dr Todd juga memastikan parade malam penguin masih akan terus berjalan untuk saat ini. Itu penting bagi para pelaku wisata, karena penutupan atraksi tersebut akan langsung memukul aktivitas ekonomi di area sekitar pulau.
Alarm setelah satu pinguin kecil mati
Perhatian pada program ini makin tajam setelah virus yang pertama kali terdeteksi di barat daya Victoria sekitar dua setengah pekan lalu menyebar ke Pulau Phillip dan menewaskan satu pinguin kecil. Bangkainya ditemukan di bagian pulau yang berbeda dari lokasi parade penguin, tetapi kematian itu tetap memicu kekhawatiran luas.
Alasannya jelas. Studi pemodelan pemerintah pada Mei 2025 sudah memperingatkan bahwa kalau vaksinasi Pulau Phillip baru dimulai setelah virus terdeteksi, maka besar kemungkinan sudah terlambat. Dalam model itu disebutkan kematian signifikan bisa terjadi sebelum cakupan vaksin memadai tercapai.
Jack Gough dari Invasive Species Council menyebut Pulau Phillip sebagai “probably the most-prepared place in Australia”. Tapi ia juga menilai pemerintah semestinya bergerak lebih cepat saat H5N1 mulai mendekat, karena pengalaman di luar negeri menunjukkan virus ini menghancurkan populasi satwa liar.
Menurutnya, lambatnya proses peluncuran vaksin menjadi salah satu efek dari persiapan yang tidak cukup sigap.
Meski begitu, para ahli juga menekankan vaksin bukan solusi ajaib. Fungsinya lebih tepat disebut alat sasaran yang bisa mengurangi dampak virus, bukan menghapus ancaman sepenuhnya. Itu sebabnya langkah Victoria dipandang sebagai upaya menahan kerusakan, bukan jaminan keselamatan total.
Dampaknya untuk wisata, konservasi, dan satwa lain
Di lapangan, program ini punya arti langsung bagi dua hal sekaligus: kelangsungan koloni penguin dan kestabilan ekonomi wisata. Kalau wabah melaju lebih jauh, efeknya bisa merembet ke bisnis pemandu wisata, pengelola atraksi malam, hingga layanan pendukung di sekitar Pulau Phillip dan St Kilda.
Satu gangguan kecil di kandang alam itu bisa berubah jadi pukulan besar untuk rantai ekonomi yang selama ini bergantung pada kedatangan pengunjung.
Premier Victoria Ben Carroll pada Minggu mengatakan dirinya berhubungan rutin dengan pejabat satwa liar dan akan bertemu mereka lagi pada hari ini. “We are fast-tracking our vaccination process,” katanya. “This is very concerning, what’s occurred with the penguins.”
Otoritas juga sedang mempertimbangkan perluasan vaksinasi untuk spesies rentan yang dipelihara dalam penangkaran. Todd bahkan mengingatkan ancaman akan meluas seiring virus bergerak di sepanjang pesisir Victoria dan ke bagian timur negara bagian itu.
Ia menyebut pengalaman H5 di luar negeri menunjukkan kematian besar pada populasi burung laut dan anjing laut, dan menegaskan masyarakat kemungkinan akan melihat lebih banyak kejadian kematian satwa di alam liar.
“I think we can reasonably expect to see that there will be more wildlife losses and there may in fact be mortality events that the public is confronted with,” kata Dr Todd. “It will be distressing for people having to deal with some of those situations.”
Dengan satu pinguin kecil sudah mati sebelum vaksinasi berjalan penuh, Victoria kini berpacu pada waktu. Malam ini, petugas masuk ke pantai. Dan setiap langkah kecil burung-burung itu menuju sarang, ikut membawa taruhan yang jauh lebih besar dari sekadar parade wisata.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.