Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham INET Terbang 24,79% ke Rp292 di Penutupan 18 Agustus 2026, Pendapatan Q1 Melejit 3069%

Saham INET Terbang 24,79% ke Rp292 di Penutupan 18 Agustus 2026
Saham INET Terbang 24,79% ke Rp292 di Penutupan 18 Agustus 2026, Pendapatan Q1 Melejit 3069%. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menjadi sorotan utama di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. Emiten teknologi ini ditutup menguat signifikan, mencapai batas Auto Reject Atas (ARA) dengan lonjakan 24,79% atau 58 poin ke level Rp292,00 per saham.

Kenaikan drastis ini tak lepas dari laporan kinerja keuangan kuartal I 2026 yang menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa. Angka fantastis ini sontak memicu aksi borong investor, menjadikan INET trending di berbagai platform diskusi saham.

Pergerakan Harga Saham INET Hari Ini

INET memulai perdagangan dengan langsung melonjak dari harga pembukaan. Sepanjang hari, saham ini berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau, menorehkan harga tertinggi dan penutupan di level yang sama.

Data pergerakan INET pada 18 Agustus 2026:

  • Pembukaan: Rp236,00
  • Tertinggi: Rp292,00
  • Terendah: Rp234,00
  • Penutupan: Rp292,00
  • Prev Close: Rp234,00

Dari grafik harian, terlihat INET melesat tajam segera setelah pembukaan pada pukul 09.00 WIB dan berhasil konsisten berada di atas Rp280 setelah jam makan siang, menandakan dominasi pembeli.

Data Fundamental PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk

Dengan kenaikan ini, kapitalisasi pasar INET mencapai Rp6,53 Triliun. Meskipun demikian, rasio P/E (Price-to-Earnings) INET tercatat tinggi di 103,31x, menunjukkan valuasi yang cukup premium dibandingkan rata-rata pasar. Dividend yield perseroan juga relatif kecil, yakni 0,014% dengan dividen per saham Rp0,010. Rentang harga saham INET dalam 52 minggu terakhir berada di kisaran Rp120,98 hingga Rp710,00.

Kinerja Keuangan Q1 2026 Melejit 3069%

Pendorong utama lonjakan harga saham INET adalah laporan keuangan kuartal I 2026 yang memukau. Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp383,6 Miliar.

Angka ini merepresentasikan pertumbuhan yang fenomenal, yakni 3069,63% secara tahunan (YoY). Kenaikan pendapatan lebih dari 30 kali lipat ini menjadi sentimen positif yang sangat kuat, menarik minat investor untuk mengakumulasi saham INET.

Faktor-faktor yang Mendorong Kenaikan INET

Ada beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada lonjakan harga saham INET hari ini. Pertama, tentu saja kinerja kuartal I 2026 yang impresif dengan lonjakan pendapatan 3069%. Ini menjadi sinyal kuat bagi pasar akan prospek bisnis perseroan.

Kedua, sentimen positif terhadap sektor teknologi secara keseluruhan. INET bergerak di bidang infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta data center, sektor yang terus berkembang pesat. Terakhir, volume transaksi yang tinggi menunjukkan adanya aksi borong yang masif, membuat saham INET mencapai ARA dan menjadi perbincangan hangat di kalangan para trader.

Outlook Saham INET ke Depan

Setelah penutupan di level Rp292, target selanjutnya bagi INET adalah menguji level psikologis Rp300. Sementara itu, support terdekat diperkirakan berada di Rp280 dan Rp260. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati mengingat rasio P/E yang tergolong tinggi (103,31x) dan karakter saham ini yang dikenal memiliki volatilitas tinggi. Keputusan investasi tetap harus didasari analisis mandiri dan manajemen risiko yang cermat.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem Free Fire (FF) Hari Ini 18 Agustus 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis