JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat signifikan dalam 24 jam terakhir. Aset kripto terbesar di dunia ini diperdagangkan di level Rp1.333.292.480 per 21 Agustus 2026 pukul 05.29 UTC.
Kenaikan ini mencapai Rp36.572.697 atau 2,82% dibandingkan hari sebelumnya. Penguatan ini mendorong Bitcoin mendekati level Rp1,34 Miliar yang sempat dicapai dini hari tadi, memicu optimisme di pasar.
Pergerakan Harga Bitcoin 21 Agustus 2026
Secara harian, Bitcoin menunjukkan volatilitas yang menarik. Dari grafik 1 hari, BTC sempat melonjak tajam hingga menyentuh Rp1,34 Miliar sekitar pukul 02.00 UTC. Setelah itu, terjadi koreksi singkat ke Rp1,31 Miliar sebelum kembali menguat dan rebound di sesi pagi.
Level tertinggi harian tercatat Rp1,34 Miliar, sementara level terendah berada di Rp1,28 Miliar. Fluktuasi ini menunjukkan adanya tekanan beli yang cukup kuat, yang berusaha menopang harga di atas level psikologis Rp1,3 Miliar.
Faktor Pendorong Penguatan Bitcoin
Penguatan harga Bitcoin hari ini didorong oleh beberapa sentimen positif. Pertama, sentimen pasar saham global, termasuk IHSG, yang terpantau bergerak hijau. Kondisi ini sering kali memberikan dorongan positif pada aset berisiko seperti kripto.
Kedua, arus masuk yang stabil ke Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin menunjukkan bahwa investor institusi terus mengumpulkan BTC. Akumulasi besar-besaran ini memberikan sinyal kuat adanya kepercayaan jangka panjang terhadap aset digital tersebut.
Ketiga, ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, yang diharapkan akan memangkas suku bunga. Harapan akan kebijakan moneter yang lebih longgar membuat investor mencari aset alternatif yang berpotensi memberikan keuntungan lebih tinggi, termasuk Bitcoin.
Analisa Teknikal Bitcoin
Dari sisi teknikal, Bitcoin menunjukkan tren bullish dalam jangka pendek. Area support kuat saat ini berada di kisaran Rp1,31 Miliar hingga Rp1,32 Miliar. Selama BTC mampu bertahan di atas level ini, tekanan beli diperkirakan akan tetap dominan.
Level resistance kunci yang berhasil diuji hari ini adalah Rp1,34 Miliar. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, target selanjutnya dapat mencapai Rp1,36 Miliar hingga Rp1,38 Miliar. Indikator Relative Strength Index (RSI) dan volume perdagangan juga memperlihatkan adanya dominasi pembeli di pasar.
Dampak ke Altcoin Lain
Biasanya, pergerakan harga Bitcoin memiliki efek domino pada pasar altcoin. Ketika Bitcoin menguat, altcoin utama seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan BNB sering kali ikut terdorong naik. Investor perlu memantau pergerakan altcoin ini karena potensi kenaikannya bisa mengikuti jejak BTC.
Meski demikian, volatilitas tinggi di pasar kripto tetap menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Investor disarankan untuk selalu berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi, terutama di tengah fluktuasi pasar yang cepat.
Tips untuk Investor Kripto Pemula
Bagi investor pemula, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Jangan terbawa Fear of Missing Out (FOMO) dengan membeli saat harga sedang di puncak. Lebih baik memanfaatkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu membeli secara cicil setiap bulan untuk mengurangi risiko rata-rata harga beli.
Penting juga untuk menyimpan sebagian aset kripto di dompet pribadi (self-custody wallet) daripada seluruhnya di bursa. Terakhir, siapkan mental menghadapi fluktuasi harga yang wajar, di mana aset kripto bisa naik atau turun 5-10% dalam sehari. Investasi kripto adalah aset berisiko tinggi; artikel ini bukan nasihat keuangan, selalu berinvestasi sesuai profil risiko pribadi Anda.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.