RENO — Dokumen trust keluarga Murdoch yang selama ini tertutup akhirnya dibuka ke publik, dan isinya menyingkap pertarungan suksesi Rupert Murdoch pada 2024. Pengadilan Nevada merinci upaya sang taipan media untuk mengubah trust “irrevocable” agar kendali imperium medianya jatuh ke tangan Lachlan Murdoch.
Keputusan itu penting karena menyentuh arah kendali Fox Corporation dan News Corporation setelah Rupert Murdoch meninggal. Dalam dokumen 96 halaman yang diunseal semalam, Commissioner Edmund Gorman menyebut rencana itu sebagai “carefully crafted charade” dan menilai Rupert serta Lachlan bertindak dengan “bad faith” terhadap tiga saudara Lachlan, yaitu James, Elisabeth, dan Prudence.
Trust keluarga Murdoch dan rencana Project Family Harmony
Menurut dokumen pengadilan, asal mula trust keluarga Murdoch ditelusuri ke 1970, ketika Rupert membentuk trust untuk menghindari pajak kematian Australia yang tinggi. Skema itu kemudian diperkuat pada 1999, setelah Rupert bercerai dari istri keduanya, Anna Torv.
Saat itu lahir Murdoch Family Trust, sebuah perjanjian yang dinyatakan “irrevocable” dan mengatur agar kendali bisnis dibagi sama rata di antara Rupert dan anak-anaknya. Artinya, setelah Rupert wafat, kendali atas Fox Corporation dan News Corporation semestinya terbagi rata di antara empat anak tertuanya.
Namun, trust itu memuat klausul yang memberi ruang bagi Rupert untuk mengubah sub-trust anak-anak jika dianggap “in the best interests of such beneficiaries”. Klausul inilah yang dipakai Rupert dan Lachlan sebagai dasar argumentasi di pengadilan.
Rencana mereka diberi nama Project Family Harmony. Komisioner Gorman menggambarkannya sebagai sesuatu yang “perhaps too optimistic”, karena tujuan akhirnya jelas: memastikan Lachlan tetap memegang kendali perusahaan.
Peran Siobhan McKenna dalam rencana perubahan trust
Dokumen baru itu juga menyorot peran Siobhan McKenna, eksekutif media Australia dan ketua Australia Post. Saat itu, ia dikenal sebagai sekutu dekat Lachlan Murdoch dan disebut menjadi “driving force” di balik upaya mengubah trust.
Gorman menulis bahwa Project Family Harmony berawal dari McKenna dan Lachlan pada pertengahan 2023, sementara Rupert baru dilibatkan belakangan pada tahun yang sama. Pada saat itu, McKenna menjalani tahun pertamanya sebagai ketua Australia Post setelah diangkat pemerintahan Albanese pada akhir 2022.
“The evidence shows that it was Lachlan Murdoch’s MD, Siobhan McKenna … that was the driving force behind Project Family Harmony until the special meeting [in December 2023],” tulis Gorman. Ia juga menyebut McKenna mengatur pertemuan, menyiapkan agenda, berhubungan dengan pengacara, dan menyusun talking points yang dipakai Rupert saat berbicara dengan empat putrinya.
Dalam dokumen itu, McKenna juga memeriksa kandidat untuk sejumlah posisi penting dengan bantuan staf keamanan Fox. Salah satu faktor yang membuat kandidat tersingkir ialah “any association with or like for any other Murdoch person”.
McKenna bahkan ikut mendampingi Rupert bertemu mantan istrinya, Wendi Deng, lalu mengirimkan draf perjanjian penyelesaian yang memungkinkan amandemen sub-trust untuk Chloe dan Grace Murdoch. McKenna kemudian memutus hubungan dengan Lachlan dan imperium media global itu pada tahun lalu.
Dampak ke keluarga, perusahaan, dan pasar kekuasaan media
Yang membuat perkara ini penting bukan hanya soal warisan keluarga. Putusan pengadilan memperlihatkan bagaimana satu perubahan trust bisa menentukan siapa yang memegang kendali atas dua perusahaan media besar, dan bagaimana arah editorial bisa ikut terseret ke meja warisan.
Gorman menulis bahwa Rupert dan Lachlan mendorong perkara ini demi menjaga kekuasaan Lachlan, “regardless of the impacts such control would have over the companies of the beneficiaries”.
Ia juga menyebut para managing director mereka termotivasi untuk menyelesaikan “math problem” agar kubu anak-anak yang menolak tak bisa mengungguli Lachlan setelah Rupert wafat dan mengubah sikap editorial perusahaan.
Di titik ini, sengketa trust keluarga Murdoch menjadi lebih dari sekadar urusan rumah tangga orang kaya. Ia menyentuh kepemilikan media, arah redaksi, dan stabilitas perusahaan yang dibangun selama puluhan tahun.
Pengadilan juga membeberkan bahwa kematian tokoh Logan Roy dalam serial HBO Succession pada April 2023 memicu diskusi di antara sebagian anak Murdoch soal strategi hubungan masyarakat jika Rupert wafat. Gorman menulis, “Setting off these discussions was the episode of the HBO drama Succession,” ketika patriark keluarga meninggal dan meninggalkan keluarga serta bisnis dalam kekacauan.
Meski begitu, Gorman menegaskan bukti yang ada masih “grossly insufficient” untuk menunjukkan Elisabeth atau Prudence terlibat dalam rencana bersama James setelah kematian Rupert. Ia juga mencatat James, Elisabeth, dan Prudence telah menolak gagasan untuk menyingkirkan saudara mereka sendiri.
Pada 2025, keluarga itu mencapai kesepakatan yang memastikan Lachlan tetap menguasai bisnis sang ayah setelah Rupert meninggal, sementara tiga saudara tertua lainnya masing-masing menerima lebih dari US$1 miliar, setara $1.52 billion, untuk saham mereka di perusahaan-perusahaan itu. Tapi bagi pengadilan, luka perpecahan itu sudah telanjur terbuka lebar di dokumen yang kini bisa dibaca publik.
“It was Siobhan McKenna who organised the meetings, prepared each meeting agenda, and interfaced with the attorneys … and prepared talking points [for Rupert] to use with all four of his daughters,” tulis Gorman dalam putusan itu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.