Tabel Perbandingan Kecepatan Pengisian Daya
Berikut adalah perbandingan estimasi waktu pengisian daya dari 10% hingga 80% untuk beberapa model mobil listrik di berbagai jenis SPKLU:
| Mobil | SPKLU 50kW | SPKLU 150kW | SPKLU 350kW |
|---|---|---|---|
| IONIQ 5 | 60 menit | 25 menit | 18 menit |
| BYD Seal | 70 menit | 35 menit | 26 menit |
| Tesla Model 3 | 65 menit | 30 menit | 25 menit |
Proses Penggunaan SPKLU PLN Mobile
Menggunakan SPKLU PLN kini sangat mudah dengan aplikasi PLN Mobile. Langkah-langkahnya meliputi:
- Unduh aplikasi PLN Mobile dan lakukan registrasi serta top up saldo.
- Gunakan menu “Electric Vehicle” untuk menemukan lokasi SPKLU terdekat.
- Pindai kode QR yang tertera pada mesin SPKLU.
- Hubungkan kabel pengisian daya ke mobil, pilih konektor CCS2, lalu tekan “Mulai”.
- Pembayaran akan otomatis terpotong dari saldo PLN Mobile sesuai dengan jumlah kWh yang digunakan.
Disarankan untuk tidak mengisi daya hingga 80-100% di SPKLU cepat, karena kecepatan pengisian akan melambat dan biaya menjadi kurang efisien. Pengisian hingga 80% umumnya sudah cukup untuk melanjutkan perjalanan.
Biaya Pengisian Daya di SPKLU
Biaya pengisian daya di SPKLU bervariasi antara Rp2.466 hingga Rp3.500 per kWh, tergantung pada lokasi dan waktu penggunaan. Sebagai ilustrasi, untuk Hyundai Ioniq 5 dengan baterai 77 kWh, pengisian dari 10% hingga 80% (sekitar 54 kWh) akan memakan biaya sekitar Rp133.000 (54 kWh x Rp2.466). Dengan biaya tersebut, mobil dapat menempuh jarak sekitar 400 km, jauh lebih hemat dibandingkan penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin yang bisa mencapai Rp600.000 untuk jarak yang sama.
Strategi Agar Tidak Antri di SPKLU
Untuk menghindari antrean panjang di SPKLU, beberapa tips dapat diterapkan:
- Hindari waktu puncak pengisian daya, seperti jam 12.00-14.00 dan 17.00-19.00.
- Cek ketersediaan charger melalui aplikasi PLN Mobile sebelum berangkat.
- Manfaatkan SPKLU di rest area tol yang umumnya menyediakan lebih banyak charger (2-4 unit).
- Pasang wall charger di rumah untuk kebutuhan pengisian daya harian.
Perkembangan infrastruktur SPKLU tercepat di Indonesia pada tahun 2026 ini menunjukkan komitmen untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik yang lebih baik. Dengan fasilitas pengisian daya yang tersebar di berbagai lokasi strategis, termasuk Palembang di Jakabaring, kekhawatiran terkait jarak tempuh kendaraan listrik kini semakin berkurang. Pengisian singkat sambil beristirahat sudah cukup untuk melanjutkan perjalanan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.