JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pertanyaan seputar nominal dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 menjadi perhatian utama calon mahasiswa. Program bantuan pemerintah ini memang dirancang untuk meringankan beban biaya pendidikan. Dana KIP Kuliah dibagi menjadi dua komponen utama: biaya kuliah dan biaya hidup, dengan total nominal yang bisa mencapai belasan juta rupiah per tahun.
Nominal yang diterima tidak seragam untuk semua penerima, sebab sangat bergantung pada lokasi kampus dan akreditasi program studi. Skema ini memastikan alokasi dana lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan hidup di berbagai wilayah dan standar biaya pendidikan.
Rincian Dana KIP Kuliah 2026
Pemerintah melalui Kemdikbudristek menanggung dua jenis pembiayaan dalam KIP Kuliah 2026. Pertama, biaya pendidikan atau uang kuliah yang disalurkan langsung ke perguruan tinggi. Kedua, biaya hidup atau uang saku yang ditransfer ke rekening mahasiswa.
1. Biaya Pendidikan/Uang Kuliah
Dana ini dibayarkan langsung ke rekening Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) penerima. Mahasiswa tidak memegang langsung dana ini. Besarannya ditentukan berdasarkan akreditasi program studi:
| Akreditasi Program Studi | Besaran Maksimal per Semester |
|---|---|
| Unggul/A | Rp12.000.000 |
| Baik Sekali/B | Rp4.000.000 |
| Baik/C | Rp2.400.000 |
Perlu dicatat, jika Uang Kuliah Tunggal (UKT) kampus lebih rendah dari batas maksimal, pemerintah akan membayar sesuai UKT tersebut. Namun, jika UKT melebihi batas maksimal, seperti UKT Rp15 juta untuk prodi Akreditasi A, pemerintah hanya akan menanggung maksimal Rp12 juta.
2. Biaya Hidup/Uang Saku
Ini adalah dana yang ditransfer langsung ke rekening mahasiswa setiap bulan. Besaran biaya hidup dibagi menjadi 5 klaster, berdasarkan lokasi kampus:
| Cluster | Lokasi Kampus Contoh | Dapat per Bulan | Per 6 Bulan |
|---|---|---|---|
| Cluster 1 | Luar Jawa, wilayah 3T | Rp800.000 | Rp4.800.000 |
| Cluster 2 | Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur non-Surabaya | Rp950.000 | Rp5.700.000 |
| Cluster 3 | Jawa Barat, Banten, Bali, Sumatera Selatan | Rp1.100.000 | Rp6.600.000 |
| Cluster 4 | Jakarta, Surabaya, Medan | Rp1.250.000 | Rp7.500.000 |
| Cluster 5 | Depok, Tangerang, Bekasi | Rp1.400.000 | Rp8.400.000 |
Sebagai contoh, mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan, akan masuk ke Cluster 3 dan menerima Rp1.100.000 per bulan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.