Senin, 24 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Pendaratan Darurat Pesawat di Florida, Pilot 23 Tahun Selamat

Pendaratan Darurat Pesawat di Florida, Pilot 23 Tahun Selamat
Pendaratan Darurat Pesawat di Florida, Pilot 23 Tahun Selamat

FLORIDA SELATAN — pendaratan darurat pesawat di perairan dekat pantai Florida Selatan berakhir tanpa luka serius bagi pilot muda berusia 23 tahun, Faith Tenkley. Pesawat pribadi keluarga yang ia terbangkan menuju Bahama mengalami rangkaian gangguan mekanis pada Sabtu pagi, sekitar 15 mil barat Boca Raton, sebelum akhirnya mendarat di air dan diselamatkan tanpa cedera.

WZVN-TV melaporkan, Tenkley sedang menerbangkan pesawat bermesin ganda milik keluarganya untuk menjemput orang tuanya di Bahama ketika masalah muncul. Ia mengatakan sempat berharap bisa mendarat di Boca Raton Airport, tetapi roda pendarat yang rusak membuat rencana itu gagal.

Dari situ, pilihannya menyempit cepat. Ia harus menghindari bangunan dan orang-orang yang bermain paddleboard sambil mencari titik aman untuk menurunkan pesawat ke Atlantik.

Pendaratan darurat pesawat yang disaksikan dari kapal dan pantai

Saksi mata menggambarkan adegan itu seperti berlangsung sangat pelan, hampir tidak percaya apa yang mereka lihat. Alexis Arizzi, yang berada di atas kapal bersama suami dan anak balitanya, mengatakan kepada WPBF bahwa mereka menyaksikan pesawat itu turun perlahan sebelum menyentuh air.

“The plane was making a slow descent and delicately landed into the water,” kata Arizzi.

Maria Marks, yang sedang berada di pantai, memberi kesan yang tak kalah kaget. “One second I’m spraying sunscreen on my kid,” ujarnya kepada WPBF. “The next, I’m looking up and saying, ‘Is that supposed to be happening?’”

Kesaksian itu memperlihatkan betapa dekatnya peristiwa tersebut dengan aktivitas pagi yang biasa. Satu momen orang-orang masih bersantai di tepi pantai. Momen berikutnya, sebuah pesawat benar-benar turun ke air di depan mereka.

Gangguan mekanis, pendaratan di air, dan respons petugas

Federal Aviation Administration mengatakan pesawat Piper PA30 series itu masuk ke air sekitar pukul 9:40 a.m., menurut WPBF. Stasiun televisi itu juga menyebut pesawat tersebut terdaftar atas perusahaan yang dijalankan Chad dan Lisa Tenkley. Piper Aircraft memproduksi PA30 series, yang memiliki empat atau enam kursi, pada periode 1961 hingga 1972.

Departemen Kepolisian Palm Beach Police Services Department menyampaikan melalui media sosial bahwa tidak ada penumpang lain di dalam pesawat saat kejadian. Tenkley kemudian dibawa ke rumah sakit setempat sebagai tindakan pencegahan. Sampai titik itu, belum ada keterangan tambahan soal kerusakan rinci pada pesawat selain persoalan mekanis yang memaksa pilot memilih pendaratan di air.

Peristiwa ini jadi pengingat keras betapa cepatnya penerbangan kecil bisa berubah arah ketika komponen penting tak bekerja normal. Bagi penerbangan pribadi, satu gangguan pada roda pendarat saja sudah cukup mengubah rute aman menjadi keputusan yang jauh lebih berisiko.

Dalam kasus Tenkley, keputusan itu datang di atas air, dekat garis pantai yang ramai, dan berujung pada penyelamatan yang berakhir utuh.

Di tengah situasi genting itu, satu detail menonjol: pilot berusia 23 tahun itu berhasil membawa pesawat turun tanpa korban luka. FAA mencatat waktu kejadian sekitar 9:40 a.m., dan itu menjadi penanda jelas bahwa insiden berlangsung pada pagi hari saat pantai masih dipenuhi aktivitas warga.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda