JAKARTA, JOURNALARTA.COM – PT Pertamina Patra Niaga belum melakukan perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 25 Agustus 2026. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi terakhir kali berlaku sejak 1 Agustus 2026.
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, harga Pertamax tercatat Rp15.950 per liter. Sementara itu, harga Pertalite dan Biosolar Subsidi tetap tidak berubah, mengingat kedua jenis BBM ini ditetapkan oleh pemerintah sebagai komoditas bersubsidi.
Daftar Harga BBM Pertamina 25 Agustus 2026 di Jawa-Bali-NTT
Berikut adalah daftar harga resmi di SPBU Pertamina untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:
| Jenis BBM | Harga per Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 | Subsidi |
| Pertamax RON 92 | Rp15.950 | Turun Rp300 |
| Pertamax Green 95 | Rp16.600 | Turun Rp400 |
| Pertamax Turbo RON 98 | Rp18.300 | Turun Rp1.000 |
| Dexlite | Rp19.700 | Tetap |
| Pertamina Dex | Rp21.150 | Tetap |
| Bio Solar Subsidi | Rp6.800 | Subsidi |
Penyesuaian harga nonsubsidi ini mencerminkan fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah, serta mempertimbangkan daya beli masyarakat. Penurunan terbesar terjadi pada Pertamax Turbo, yang turun antara Rp1.000 hingga Rp1.050 per liter, menjadi Rp18.300 sampai Rp19.100.
Perbedaan Harga BBM Pertamina di Wilayah Lain
Harga BBM nonsubsidi Pertamina dapat bervariasi di setiap daerah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) serta biaya distribusi yang beragam antar wilayah. Contohnya, Pertamax di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, dan Kalimantan Timur dibanderol Rp16.300 per liter.
Sedangkan di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara, harga Pertamax sedikit lebih tinggi, yaitu Rp16.650 per liter. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana kebijakan pajak daerah dan logistik mempengaruhi harga akhir yang diterima konsumen.
Harga di Jawa Timur dan Pertashop
Di Jawa Timur, harga Pertamax di SPBU mencapai Rp16.250, sementara di Pertashop lebih hemat Rp100, yakni Rp16.150 per liter. Ini berarti konsumen bisa menghemat hingga Rp4.000 jika mengisi 40 liter Pertamax di Pertashop. Untuk jenis lain, Pertamax Green 95 Rp17.000, Pertamax Turbo Rp19.300, Dexlite Rp19.700, dan Pertamina Dex Rp21.150. Pertalite dan Biosolar Subsidi tetap pada harga nasional.
Wilayah Bebas Bea: Batam dan Sabang Paling Murah
Area Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang menawarkan harga BBM Pertamina yang lebih rendah. Di FTZ Batam, Pertamax seharga Rp15.150 dan Pertamax Turbo Rp17.400. Sementara itu, di FTZ Sabang, Pertamax hanya Rp14.950 per liter, bahkan lebih murah di Pertashop yaitu Rp14.850. Selisih harga tertinggi mencapai Rp1.700 per liter antara FTZ Sabang dengan Sumatera Barat, yang mana sangat signifikan bagi para pengendara.
BBM Subsidi Pertalite dan Biosolar Tetap
Pemerintah terus mempertahankan harga BBM bersubsidi. Harga Pertalite sebesar Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter tetap berlaku secara nasional dan tidak mengalami perubahan. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat luas.
Agar lebih hemat dalam membeli BBM, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Pertama, pertimbangkan mengisi BBM di Pertashop, terutama untuk Pertamax, karena seringkali harganya lebih murah. Kedua, manfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan promo cashback dan poin yang bisa ditukar. Ketiga, selalu cek harga di daerah Anda karena PBBKB provinsi dapat menyebabkan perbedaan harga. Terakhir, pilih oktan BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan untuk pembakaran yang lebih efisien.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.