JAKARTA, JOURNALARTA COM – Harga Bitcoin terhadap Rupiah kembali hijau pagi ini, Rabu (26/8/2026). Berdasarkan data Google Finance per pukul 15.55 WIB, 1 BTC diperdagangkan di level Rp1.395.307.892,31.
Kenaikan ini signifikan, Bitcoin tercatat menguat +0,35% atau setara +Rp4.829.415,77 dalam satu jam terakhir. Kapitalisasi pasar BTC kini mencapai 1,58 Triliun USD, menunjukkan minat yang terus berlanjut di pasar kripto.
Rincian Harga Bitcoin Hari Ini
Pergerakan harga Bitcoin dalam satu jam terakhir cukup dinamis. Kripto terbesar ini sempat terkoreksi ke level Rp1.385.000.000 sebelum kembali rebound dan menyentuh Rp1.402.000.000. Volume perdagangan 24 jam mencapai 35,06 Miliar USD dengan suplai beredar sebanyak 20,08 Juta BTC.
| Data | Angka |
|---|---|
| Harga BTC Saat Ini | Rp1.395.307.892,31 |
| Perubahan 1 Jam | +Rp4.829.415,77 / +0,35% |
| Level Tertinggi 1 Jam | Rp1.402.000.000 |
| Level Terendah 1 Jam | Rp1.385.000.000 |
| Kapitalisasi Pasar | 1,58 Triliun USD |
| Volume 24 Jam | 35,06 Miliar USD |
| Suplai Beredar | 20,08 Juta BTC |
Faktor Pendorong Kenaikan Bitcoin
Penguatan harga Bitcoin hari ini didukung oleh beberapa sentimen pasar. Dolar AS yang menguat secara terbatas mendorong beberapa investor untuk mencari lindung nilai di aset kripto. Sentimen positif dari ETF Bitcoin spot juga masih menjadi pendorong utama, dengan arus masuk dana yang terus deras.
Selain itu, dampak dari peristiwa halving Bitcoin pada April 2024 mulai terasa, memengaruhi suplai yang beredar dan berpotensi meningkatkan nilai. Adopsi institusional oleh perusahaan-perusahaan besar yang menambah Bitcoin ke dalam cadangan kas mereka (treasury) juga memperkuat keyakinan pasar terhadap aset ini.
Dampak bagi Investor Kripto Indonesia
Kenaikan Bitcoin ini membawa efek domino positif bagi pasar kripto di Indonesia. Biasanya, kenaikan harga BTC akan menarik altcoin seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Binance Coin (BNB) untuk ikut menguat. Ini memicu kembali minat investor ritel, terutama pemula, yang mulai melakukan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) di kisaran harga Rp1,3 miliar.
Namun, volatilitas tetap menjadi perhatian utama. Rentang pergerakan harga hingga Rp17 juta dalam satu jam menunjukkan risiko tinggi, terutama bagi yang menggunakan leverage. Penting juga bagi investor untuk mengingat kewajiban pajak PPN dan PPh final sebesar 0,1% saat menjual aset kripto di bursa lokal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.