Rabu, 26 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Sebelum Meninggal, Dolly Parton Siapkan Musik yang Baru Bisa Dirilis pada 2045

Sebelum Meninggal, Dolly Parton Siapkan Musik yang Baru Bisa Dirilis pada 2045
Dolly Parton disebut menyiapkan musik yang baru bisa dirilis pada 2045, termasuk rekaman di kotak rahasia Dollywood

JAKARTA — Musik Dolly Parton ternyata sudah dipikirkan jauh-jauh hari untuk hidup lebih lama dari sang penyanyi. Pelantun Jolene itu disebut menyiapkan materi yang baru bisa dirilis pada 2045, sebelum meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 dalam usia 80 tahun usai berjuang melawan kanker.

Rencana itu bukan kabar baru yang muncul setelah kepergiannya. Dolly Parton sudah membicarakannya dalam wawancara di podcast NPR Dolly Parton’s America pada awal 2020, dan dalam obrolan lain di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon pada 2022 ia juga menyinggung keberadaan sebuah CD yang sengaja disimpan di kotak rahasia di Dollywood.

Jejak musik Dolly Parton yang disimpan untuk masa depan

Dalam wawancara bersama NPR yang dilansir Entertainment Weekly, Parton mengatakan ia ingin meninggalkan karya yang tetap hidup meski waktu berjalan. Ucapannya terdengar sederhana, tapi isinya jelas: ia memang menata warisan musiknya sendiri.

"Saya ingin berpikir bahwa saya telah meninggalkan beberapa karya musik yang bagus. Dan selama waktu terus berjalan, orang-orang akan membuat musik dengan berbagai cara," kata Parton.

Ia menyebut dirinya beruntung karena memiliki ratusan bahkan ribuan lagu. Banyak di antaranya belum pernah direkam. Dari situ, ia melihat ada ruang besar untuk musiknya terus berputar, baik lewat album kompilasi maupun karya baru yang orisinal.

"Masih ada cukup banyak materi untuk membuat musik saya terus hidup selamanya. Membuat album kompilasi, bahkan membuat karya-karya baru dan orisinal. Saya sengaja menyimpan lagu-lagu untuk tujuan itu," tuturnya.

Bagian yang paling menarik justru datang saat Parton menjelaskan bahwa ia sudah menyiapkan rekaman dalam bentuk click track dan vokal. Bahan itu, kata dia, bisa dipakai produser untuk membuat aransemen baru di kemudian hari.

"Seperti yang kalian tahu, kalau memiliki click track dan vokal yang bagus, apa pun bisa dilakukan. Jadi, itu akan terus hidup selamanya," ucapnya.

CD rahasia di Dollywood dan pesan untuk 2045

Parton juga pernah mengungkap sebuah CD yang disimpan di dalam kotak rahasia di Dollywood, taman hiburan miliknya. Dalam penampilan di acara Jimmy Fallon pada 2022, ia mengatakan CD itu sengaja ditinggalkan sebagai pesan untuk masa depan.

Ia memberi instruksi agar CD tersebut tidak dirilis sebelum 2045. Parton bahkan meninggalkan petunjuk soal cara memakai pemutar CD untuk mendengar rekaman itu. Detail kecil, tapi terasa sangat khas dirinya: terencana, rapi, dan sedikit penuh teka-teki.

"Saya terus ingin mereka membiarkan saya menggali CD itu dan memasukkan sesuatu yang lain yang tidak sebagus itu," kata Parton.

Lewat cerita itu, musik Dolly Parton bukan cuma soal lagu lama yang diputar ulang. Ada kesengajaan di balik arsip yang ia simpan. Ada pesan bahwa karya bisa menunggu, lalu muncul lagi ketika waktunya pas.

Apa artinya bagi warisan musiknya

Kematian Parton pada 25 Agustus 2026 membuat rencana-rencana itu terasa makin kuat maknanya. Keluarganya, dalam pernyataan yang disampaikan perwakilannya kepada Entertainment Weekly, menyebut Parton akan selalu dikenang lewat karya, kemampuan menulis lagu, kecerdasan, kehangatan, dan kebaikannya.

Bagi industri musik, cara Parton menyimpan materi seperti ini memperlihatkan betapa seorang musisi bisa mengatur narasi kariernya sampai jauh ke depan. Ia tidak sekadar meninggalkan lagu. Ia meninggalkan sistem, jejak, dan petunjuk agar karya itu bisa terus diproses setelah ia tiada.

Dari sisi penggemar, cerita ini juga menjelaskan mengapa nama Dolly Parton begitu sulit lepas dari percakapan soal warisan musik. Dengan karier selama tujuh dekade, ia sudah menginspirasi berbagai generasi musisi dan pendengar, sementara warisannya juga mencakup berbagai kegiatan filantropi yang memberi dampak luas.

Keponakannya, Bryan Seaver, juga mengunggah video melalui akun media sosial sang penyanyi untuk mengumumkan kematiannya sekaligus mengenang sosok Parton. Di bagian akhir video itu, Seaver menyampaikan keinginan Parton soal tempat ia ingin beristirahat setelah meninggal dunia.

Menurut Seaver, Parton ingin beristirahat di atas tempat tidur indah yang dipenuhi kapas lembut. Setelah seumur hidup tampil dengan pakaian dan aksesori penuh rhinestone, ia ingin beristirahat dengan nyaman. Dan di balik cerita panjang itu, satu fakta paling menggigit tetap berdiri: CD rahasia yang ia simpan di Dollywood tidak boleh dibuka sebelum 2045.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 26 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir