JAKARTA — Resonance A Plague Tale datang dengan taruhan besar: Asobo Studio mengubah formula yang selama ini identik dengan siluman, rat, dan rasa tertekan tanpa henti. Game ini justru mendorong Sophia ke jalur aksi petualangan yang lebih cepat, lebih terang, dan jauh lebih ramah untuk sesi bermain yang ritmenya tak lagi serba bersembunyi.
TechRadar, dalam ulasannya, menyebut langkah itu terasa berani sekaligus aman. Resonance: A Plague Tale Legacy tetap memikat lewat pertarungan cepat, teka-teki, dan eksplorasi, tapi ia juga membawa nuansa yang lebih familiar dibanding dua game pendahulunya.
Resonance A Plague Tale dan perubahan formula besar
Resonance: A Plague Tale Legacy hadir sebagai prekuel untuk dua game A Plague Tale yang lebih dulu populer. Ceritanya mengambil latar 15 tahun sebelum peristiwa A Plague Tale: Requiem, dengan Sophia sebagai tokoh utama baru yang sebelumnya sudah dikenal sebagai karakter pendukung favorit pemain.
Di seri terdahulu, pemain akrab dengan Amicia dan Hugo yang bertahan hidup di bawah tekanan prajurit Inkuisisi dan gerombolan tikus pembawa wabah. Di game baru ini, nada itu bergeser. Sophia digambarkan sebagai penyelundup dan pendekar pedang yang jauh lebih siap turun tangan dalam pertempuran terbuka.
Itu sebabnya Resonance lebih dekat ke third-person action-adventure dengan unsur RPG ringan. Serangan cepat, pertarungan jarak dekat, dan gaya bermain yang agresif mengambil alih panggung. Menurut TechRadar, perubahan ini terasa drastis, tetapi tetap berhasil menjaga identitas dunia A Plague Tale agar tidak lepas begitu saja dari akarnya.
Pertarungan cepat, puzzle rapat, dan dunia yang hidup
Di beberapa jam awal, Resonance disebut mengingatkan pada versi Assassin’s Creed yang lebih ringkas dan fokus cerita. Ada pertarungan dinamis, finisher brutal, eksplorasi, parkour, hingga elemen stealth yang masih diselipkan. Bahkan, sistemnya memberi ruang untuk serangan dari atas yang terasa akrab bagi pemain game aksi petualangan modern.
Masuk lebih jauh, game ini juga menaruh banyak bobot pada puzzle dan eksplorasi. TechRadar menilai kombinasi itu membuat permainan terasa padat tanpa terasa bengkak. Ada skill tree untuk berkembang, relic pasif yang bisa dipakai, serta koleksi lore yang memperkaya isi dunia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.