Jumat, 28 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Bursa Korea KOSPI Anjlok 1,79% ke 6.788: Koreksi Tajam 28 Agustus 2026

Bursa Korea KOSPI Anjlok
Bursa Korea KOSPI Anjlok 1,79% ke 6.788: Koreksi Tajam 28 Agustus 2026. Credit: Dok. JournalArta

SEOUL, JOURNALARTA.COM – Indeks KOSPI Korea Selatan ditutup melemah tajam 1,79% pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2026. Indeks acuan bursa Korea itu kehilangan 123,49 poin, mengakhiri sesi di level 6.788,88.

Penurunan signifikan ini terjadi pada pukul 15.32 waktu Korea (UTC+9). Kontras dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia yang menguat di hari yang sama, KOSPI justru tertekan sepanjang perdagangan, mencerminkan sentimen pasar yang berbeda di kawasan Asia.

Pergerakan KOSPI Hari Ini

Indeks KOSPI memulai perdagangan dengan sedikit penguatan, sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.901,78 di awal sesi pagi. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama. Setelah mencapai puncak tersebut, KOSPI perlahan namun pasti mulai tergelincir, menunjukkan tekanan jual yang berkelanjutan dari investor.

Koreksi terus berlanjut hingga KOSPI menyentuh level terendah hariannya di 6.780,13. Meskipun ada sedikit rebound tipis menjelang penutupan, pelemahan yang terjadi sepanjang hari tidak dapat dibendung, mengakibatkan penutupan yang jauh di bawah level pembukaan dan penutupan hari sebelumnya.

Data Nilai
KOSPI Saat Ini 6.788,88
Perubahan -1,79% / -123,49
Pembukaan 6.846,54
Tertinggi 6.901,78
Terendah 6.780,13
Penutupan Kemarin 6.912,37

Penyebab Pelemahan Indeks KOSPI

Anjloknya Indeks KOSPI hari ini diduga dipicu oleh beberapa faktor kunci. Salah satunya adalah aksi profit taking yang dilakukan investor setelah KOSPI sempat mencapai level psikologis penting di sekitar 6.900. Investor memanfaatkan kenaikan sebelumnya untuk merealisasikan keuntungan, yang kemudian memicu tekanan jual.

Selain itu, sentimen global juga turut membebani pasar saham Korea Selatan. Kekhawatiran seputar potensi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, yang dipicu oleh data ekonomi AS, cenderung membuat investor lebih berhati-hati dan menarik modal dari pasar berisiko. Sektor teknologi, yang mendominasi kapitalisasi pasar di bursa Korea, menjadi salah satu yang paling terpukul. Saham-saham chip dan perusahaan teknologi besar Korea mengalami tekanan jual yang signifikan, berkontribusi besar pada pelemahan indeks.

KOSPI Kontras dengan IHSG

Pergerakan KOSPI hari ini menunjukkan divergensi yang jelas dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia. Saat KOSPI terkoreksi dalam, IHSG justru menunjukkan penguatan sebesar 0,28% ke level 6.539,78. Penguatan IHSG sebagian besar ditopang oleh kinerja positif saham-saham perbankan di Indonesia.

Indeks Negara Perubahan Level
IHSG Indonesia +0,28% 6.539,78
KOSPI Korea Selatan -1,79% 6.788,88

Perbedaan arah ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar di Asia masih bervariasi, tergantung pada kondisi domestik dan spesifik sektor di masing-masing negara. Meskipun ada faktor global yang sama-sama memengaruhi, respons pasar tiap negara bisa berbeda.

Level Kritis KOSPI Selanjutnya

Dengan penutupan di 6.788,88, KOSPI saat ini berada di dekat level support terdekatnya di 6.780, yang sudah teruji hari ini. Apabila level support ini jebol, ada potensi KOSPI melanjutkan penurunannya menuju level 6.750.

Sementara itu, level resistance signifikan yang perlu diperhatikan investor berada di kisaran 6.850 hingga 6.900. Untuk kembali ke tren positif, KOSPI harus mampu menembus dan bertahan di atas level-level ini. Investor kini menantikan data ekonomi selanjutnya dan perkembangan sentimen global untuk menentukan arah pergerakan KOSPI ke depan.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair