Liverpool dan Nottingham Forest menutup laga Liga Inggris 2026-2027 di Anfield dengan skor 2-2, Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Pertandingan ini sempat bergerak liar setelah Forest unggul lebih dulu, Liverpool membalas, lalu keduanya saling kejar sampai gol penyeimbang datang di penghujung laga. Seru. Panas. Tidak pernah benar-benar aman bagi siapa pun di lapangan.
Liverpool menurunkan Alisson di bawah mistar, dengan Frimpong, Jacquet, Van Dijk, dan Kerkez di lini belakang. Szoboszlai dan Gravenberch mengatur poros tengah, sedangkan Munoz, Gakpo, Wirtz, dan Isak mengisi sektor depan. Di kubu tamu, Nottingham Forest membawa Sels sebagai penjaga gawang, disokong Diomande, Milenkovic, Murillo, Aina, McAtee, Sangare, Williams, Ndoye, Gibbs-White, dan Igor Jesus. Susunan ini langsung memberi gambaran: Liverpool ingin menekan, Forest siap meladeni lewat struktur yang rapat dan transisi cepat.
Forest lebih dulu menusuk, Liverpool merespons
Forest membuka keunggulan lewat Dan Ndoye pada menit ke-24. Liverpool kemudian menyamakan kedudukan lewat Florian Wirtz pada menit ke-32. Setelah jeda, Alexander Isak membawa tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-60. Tapi Forest belum selesai. Morgan Gibbs-White mengeksekusi penalti pada menit ke-70 dan membuat Anfield kembali tegang.
Babak pertama pun ditutup Forest dengan keunggulan 1-0, lalu Liverpool harus mengejar dari belakang setelah turun minum. Dari alur permainan yang tercatat, Liverpool sempat mendominasi penguasaan bola menjelang akhir laga. Menekan terus. Forest bertahan rapat, lalu menunggu celah untuk lepas dari tekanan.
Gol Munoz menjaga Liverpool dari kekalahan
Drama belum berhenti sampai di situ. Pada menit ke-82, Munoz menyamakan skor menjadi 2-2 dan memaksa laga kembali seimbang. Menjelang akhir, Liverpool terus menekan lewat bola-bola dari sisi kanan dan situasi bola mati. Dominasi penguasaan bola mereka sempat mencapai 72 persen dalam sepuluh menit terakhir, tetapi Forest masih punya jawaban. Matz Sels bekerja keras, sementara tekanan Anfield makin terasa saat waktu tambahan diumumkan.
Menariknya, Liverpool datang ke laga ini dengan catatan kandang yang kuat. Mereka tidak kalah dalam pertandingan liga pembuka di Anfield sejak 2003 dan sudah mengemas 17 kemenangan serta lima imbang dari 22 laga tersebut. Di sisi lain, Forest juga membawa beban sejarah ke stadion ini karena Liverpool baru saja kalah dua kali beruntun di kandang dari tim asal Nottingham itu. Rekor semacam itu memberi warna sebelum kick-off. Dan sore itu, sejarah kembali diganggu.
Debut Munoz dan ujian keseimbangan Liverpool
Sumber klub Liverpool menyebut Victor Munoz mendapat debut penuh pada laga ini. Andoni Iraola sebelumnya juga menyoroti soal keseimbangan permainan timnya, terutama antara dorongan menyerang dan disiplin bertahan. Di Anfield, persoalan itu terasa jelas. Liverpool punya fluiditas saat menguasai bola, namun Forest berkali-kali menemukan ruang ketika tuan rumah terlalu tinggi menekan.
Laga berakhir 2-2, dan satu poin ini terasa seperti dua cerita berbeda dalam satu malam: Liverpool yang mengejar, Forest yang bertahan dengan kepala dingin. Sesaat sebelum peluit panjang, Dominik Szoboszlai masih sempat mengirim bola mati dari sisi kanan. Tapi Forest bertahan lagi. Skor tetap sama, dan Anfield pulang membawa empat gol, satu penalti, serta lima menit tambahan yang nyaris memutar hasil sekali lagi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.