JAKARTA — Andrew Tate kembali menghadapi tekanan hukum di Rumania setelah jaksa setempat mendakwanya dengan tuduhan perdagangan anak, hubungan seksual dengan anak di bawah umur, dan pencucian uang. Dakwaan yang diumumkan pada Jumat itu juga menyeret saudaranya, Tristan Tate, dalam perkara yang kini masuk tahap pemeriksaan pengadilan.
Kasus ini menambah panjang daftar masalah hukum yang membayangi Tate bersaudara. Menurut otoritas anti-kejahatan terorganisir Rumania, DIICOT, keduanya diduga merekrut korban dengan berpura-pura mencari hubungan atau pernikahan, lalu memaksa mereka membuat konten yang dieksploitasi secara seksual untuk bisnis webcam.
DIICOT sebut korban direkrut dengan dalih hubungan
DIICOT menyatakan Andrew Tate dan Tristan Tate menggunakan skenario yang sama untuk mendekati korban. Mereka disebut mengaku ingin menjalin hubungan atau menikah, sebelum korban dipaksa membuat materi yang bersifat eksploitasi seksual.
Dalam keterangan resminya, unit itu menuding Tristan Tate turut didakwa atas peran membantu kejahatan. Jaksa juga mengatakan para korban dibayar atau diintimidasi agar tidak memberi keterangan, atau memberi keterangan palsu.
Pengacara Romania untuk Tate bersaudara, Eugen Vidineac, membantah seluruh tuduhan itu. Ia mengatakan pihaknya akan memeriksa setiap aspek dakwaan dengan cermat dan menantang setiap kekurangan pembuktian, prosedural, maupun hukum melalui proses peradilan yang sesuai. “Our clients continue to reject the allegations against them,” kata Vidineac, seperti dikutip dari pernyataannya.
Korban berusia 15 tahun dan aliran uang $1.25m
Salah satu bagian paling berat dalam dakwaan ini menyangkut seorang korban yang menurut DIICOT berusia 15 tahun ketika Andrew Tate mendekatinya di Britania Raya pada 2012. Korban itu kemudian dipindahkan ke Bucharest dan, menurut jaksa, dipaksa memakai kekerasan fisik serta intimidasi psikologis untuk menghasilkan gambar tidak senonoh bagi media sosial.
Tristan Tate disebut sebagai aksesori dalam perkara tersebut. DIICOT menyatakan ia memakai agresi fisik untuk memaksa korban ikut dalam eksploitasi itu. Jaksa juga menuturkan bahwa kedua bersaudara itu mempertahankan $1.25m dari pemasukan video chat yang dihasilkan korban, atau sekitar 80 persen dari penghasilannya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.