JAKARTA — Nyeri saat buang air kecil pada pria bukan keluhan sepele. Sensasi perih, terbakar, atau menyengat saat berkemih bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendasari, dan Cleveland Clinic menyebut kondisi ini sebagai dysuria.
Keluhan ini tidak selalu berarti seseorang lebih sering ke kamar kecil. Frekuensi buang air kecil yang meningkat memang bisa muncul bersama disuria, tetapi keduanya berbeda. Jadi, saat rasa sakit muncul ketika berkemih, yang perlu dicermati bukan hanya seberapa sering seseorang kencing, melainkan apa yang memicu nyerinya.
Nyeri saat buang air kecil pada pria bisa jadi gejala, bukan diagnosis
Melansir laman clevelandclinic pada Kamis 10 September 2026, disuria bukan diagnosis penyakit. Ini gejala. Artinya, rasa nyeri itu hanya penanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres di saluran kemih, kandung kemih, prostat, atau area lain yang berhubungan dengan proses buang air kecil.
Pada pria, sumber nyeri bisa terasa di penis, baik sebelum maupun setelah buang air kecil. Sensasinya beragam. Ada yang merasakan terbakar. Ada yang perih. Ada pula yang menyengat atau gatal. Sensasi terbakar disebut sebagai keluhan yang paling sering dirasakan.
Rasa sakit juga bisa muncul di waktu yang berbeda. Bila nyeri muncul saat awal buang air kecil, Cleveland Clinic menyebut kondisi itu kerap berkaitan dengan infeksi saluran kemih. Jika nyeri baru terasa setelah selesai kencing, sumber masalahnya bisa mengarah ke kandung kemih atau prostat.
Penyebab yang paling sering dikaitkan
Salah satu penyebab yang paling sering dikaitkan dengan disuria adalah infeksi saluran kemih, atau ISK. Bahan sumber menegaskan bahwa kondisi ini lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria, tetapi pria tetap bisa mengalaminya. Karena itu, keluhan nyeri saat berkemih pada pria tidak boleh langsung diabaikan, apalagi bila datang berulang.
Selain ISK, sumber juga menyebut bahwa orang dengan penyakit pada kandung kemih termasuk kelompok yang berisiko lebih tinggi mengalami nyeri saat buang air kecil. Pria dan wanita yang menderita diabetes juga masuk kelompok berisiko. Wanita hamil pun disebut rentan, meski artikel ini berfokus pada pria.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.