Jumat, 11 September 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

5 Berita Populer: Presale Avengers Doomsday; Putri Marino di Empat Musim Pertiwi

Berita populer soal presale Avengers Doomsday dan film Indonesia
Deretan berita populer hari itu dipimpin oleh presale Avengers: Doomsday dan kabar film Indonesia. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — berita populer pada Kamis, 10 September 2026, didominasi kabar dari layar lebar dan panggung musik. Presale Avengers: Doomsday jadi sorotan utama, sementara totalitas Putri Marino di Empat Musim Pertiwi ikut menarik banyak perhatian pembaca.

Lima kabar itu merangkak naik dari film Indonesia, produksi Hollywood, sampai isu kecerdasan buatan di industri kreatif. Angkanya besar. Dampaknya terasa ke dua arah: rasa penasaran penonton dan arah obrolan industri hiburan.

Berita populer dari film Indonesia: Christine Hakim dan Putri Marino

Nama Christine Hakim kembali mencuri perhatian lewat film adaptasi novel karya Leila S. Chudori berjudul Laut Bercerita. Di film garapan sutradara Yosep Anggi Noen yang dijadwalkan tayang pada 29 Oktober 2026 ini, ia memerankan sosok ibu yang menanggung beban emosional berat karena kehilangan anaknya, Biru Laut, yang diperankan Reza Rahadian.

Yang menarik, Christine tak memandang kondisi hidupnya sebagai penghalang untuk mendalami naluri keibuan. Ia justru menyebut keterbatasan itu sebagai hal yang memberi ruang lain dalam proses akting. Dalam bahan, Christine memandang, “keterbatasan ini justru merupakan berkah tersendiri yang diberikan Tuhan.”

Masih dari jalur film Indonesia, Putri Marino juga masuk daftar berita populer lewat totalitasnya di Empat Musim Pertiwi. Demi fokus mendalami karakter Pertiwi, ia mengosongkan jadwal dan menolak seluruh tawaran proyek akting lain yang datang.

Persiapannya tidak singkat. Selama dua bulan penuh, Putri mengikuti delapan sesi workshop untuk belajar bahasa Jawa, bahasa isyarat, adegan laga, hingga latihan berkuda. Latihan berkuda disebut sebagai tantangan tersulit. Film produksi Forka Films besutan Kamila Andini itu dijadwalkan hadir di bioskop mulai 8 Oktober 2026.

Presale Avengers: Doomsday bikin ramai sejak awal

Di posisi lain, Avengers: Doomsday mencatat presale yang mencolok meski filmnya baru akan dirilis pada 18 Desember 2026. Di Amerika Serikat saja, penjualan tiket presale sudah mencapai sekitar 50 juta dolar AS atau setara dengan Rp877 miliar.

Angka itu langsung menguatkan citra Marvel Cinematic Universe sebagai mesin besar di industri hiburan global. Penonton tampaknya belum bosan. Belum juga tayang, film ini sudah mengumpulkan perhatian luar biasa.

Antusiasme tersebut juga dipacu kembalinya Robert Downey Jr. ke semesta Marvel. Kali ini ia bukan tampil sebagai Iron Man, melainkan sebagai antagonis utama, Victor Von Doom. Duo sutradara Anthony dan Joe Russo juga membawa daya tarik tambahan lewat kemunculan para mutan ikonik era Fox, termasuk kelompok X-Men, dalam format layar premium Infinity Vision.

Buat pembaca, kabar seperti ini penting karena memperlihatkan arah konsumsi hiburan saat ini. Film besar dengan karakter lama, format premium, dan strategi rilis yang panjang masih punya daya dorong kuat terhadap minat menonton. Studio besar jelas membaca sinyal itu. Mereka mendorong penjualan sejak jauh hari, dan pasar merespons cepat.

AI dalam film dan panggung rock Foo Fighters

Berita populer berikutnya datang dari perdebatan soal teknologi kecerdasan buatan di industri film. Sutradara Danny Boyle mengonfirmasi bahwa ia memakai AI selama sekitar 30 detik dalam film terbarunya yang berjudul Ink.

Teknologi itu dipakai untuk menghidupkan kembali foto dokumentasi sejarah lama dan menganimasikan gerakan kawanan tikus agar terlihat lebih realistis di ruang redaksi. Boyle tetap menyampaikan kekhawatiran bahwa pemakaian AI harus dibarengi tanggung jawab moral, termasuk memastikan para aktor tetap mendapat hak bayaran layak jika wajah atau suara mereka digantikan visual buatan AI.

Isu ini terasa relevan karena menyinggung batas antara efisiensi dan etika kerja kreatif. Satu sisi, AI membantu proses produksi. Sisi lain, industri harus menjaga hak para pekerja seni agar tidak tergeser diam-diam oleh teknologi.

Dari ranah musik, Foo Fighters ikut masuk daftar berita populer setelah tampil mendadak sebagai penampil pembuka konser AC/DC di St. Louis, Amerika Serikat. Momen itu terjadi setelah band pembuka asal, The Pretty Reckless, batal tampil karena alasan tertentu.

Dave Grohl menyebut kesempatan itu sebagai pencapaian impian masa kecilnya. Foo Fighters kemudian membawakan sepuluh lagu hits terbaik di depan ribuan penonton yang memadati stadion. Di sela penampilan, Grohl juga memberi isyarat soal peluang kolaborasi tur penuh bersama AC/DC di masa depan. Sorakan penonton langsung meledak.

Empat topik itu, ditambah satu kabar lagi dari daftar harian yang menutup perhatian pembaca, menunjukkan satu pola yang sama: film, teknologi, dan musik masih memegang kendali besar atas percakapan hiburan. Dan untuk Avengers: Doomsday, penanda paling kerasnya sudah muncul lebih dulu — presale sekitar 50 juta dolar AS di Amerika Serikat.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 11 September 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir