Artinya, Badan Penerbangan Federal akan menerima dua suara dari dua dewan, dan keduanya sama-sama mendukung. Bagi proses administrasi bandara, ini sinyal penting. Bagi politik Nashville, ini momen yang jarang: dua pihak yang biasanya berdebat justru mengirim pesan yang sama ke Washington.
Stuart McWhorter, anggota dewan yang dikendalikan negara bagian sekaligus wakil Gubernur Republik Tennessee Bill Lee, sempat menyinggung sengketa yang berkepanjangan itu dalam rapat Jumat. Ia menyebut semangat Parton sebagai alasan untuk melampaui litigasi dan kembali bekerja bersama. Kalimat itu terasa pas dengan suasana rapat yang akhirnya berubah lebih teduh dari biasanya.
Lydia Popovich ikut hadir dan berbicara mendukung proposal tersebut. Setelah suara bulat disahkan, ia menangis. “It’s been a really beautiful experience, especially as you’re grieving someone that was such a great loss,” katanya kepada The Associated Press. “She’s the best of Tennessee.
She’s the best of the humans on the planet. She was this magical person that provided light and guidance to all of us.
“Unfortunately she’s left us, but now we get to celebrate her and get to tell the world how much Tennessee loved her.”
Ucapan itu menutup rapat dengan nada yang jauh lebih personal ketimbang sengketa hukum yang mengitari bandara selama ini. Dan di Nashville, itulah yang membuat usulan ganti nama bandara untuk Dolly Parton terasa berbeda: bukan sekadar soal papan nama baru, melainkan soal siapa yang ingin diwakili kota itu ketika dunia melihat ke Tennessee.
Belum ada kepastian kapan nama baru itu resmi dipakai. Namun, dengan dua dewan sama-sama setuju, bola kini bergulir ke tahap berikutnya yang akan menentukan bagaimana Bandara Nashville akhirnya menempatkan nama Dolly Parton di pintu gerbang udaranya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.