Senin, 14 September 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Niger Reshuffle Pimpinan Militer Usai Kudeta Gagal Guncang Rezim

Pimpinan militer Niger dalam upacara resmi pengumumam perombakan kepemimpinan angkatan bersenjata
Pemerintah militer Niger mengumumkan perombakan kepemimpinan angkatan bersenjata untuk memperkuat kontrol setelah upaya mutiny gagal (ilustrasi). (Ilustrasi: AI)

Jenderal Abdourahmane Abou Zataka dipromosikan untuk menggantikan Kiaou sebagai kepala staf angkatan darat. Sementara itu, Jenderal Ismael K Sidi Omar ditetapkan sebagai wakil komandan baru staf umum, menurut siaran RFI.

Sidi Omar sebelumnya memimpin Pangkalan 101, pangkalan bandara yang menjadi pusat mutiny, dan tetap setia kepada Tchiani sepanjang krisis berlangsung. Penunjukan Sidi Omar menegaskan strategi pemerintah untuk menempatkan figur-figur loyal di posisi kunci.

Konstelasi Kekuasaan yang Rapuh

Perombakan ini mengungkapkan betapa rapuhnya kontrol rezim militer Tchiani, meskipun telah berkuasa selama lebih dari setahun. Pemerintah menekan bahwa mereka mengambil alih dari Presiden Mohamed Bazoum yang dipilih secara demokratis pada Juli 2023, dengan alasan pemerintah sipil gagal mengendalikan kelompok bersenjata dan kekerasan. Bazoum tetap ditahan sejak kudeta itu.

Sejak mengambil kekuasaan, Niger memutuskan ikatan militer dengan Perancis dan Amerika Serikat serta mendekat ke Rusia. Namun, situasi keamanan terus memburuk. Pemerintah menuduh Perancis berada di balik mutiny bulan lalu — tuduhan yang ditolak pemerintah Perancis sebagai “fantasi murni.”

Upaya pemerintah militer Niger untuk menstabilkan kendali melalui reshuffle kepemimpinan ini menunjukkan bahwa delapan minggu setelah mutiny gagal, rezim Tchiani masih berjuang merebut kepercayaan pasukannya sendiri.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda