DENPASAR — Ledakan mendadak menggebrak sebuah gudang kontrakan di Jalan Siulan, Gang Sekar Buana, Penatih Puri, Denpasar Timur, pada Selasa (15/9) pukul 15.00 WITA. Api membesar dengan cepat, merambat ke bengkel pengecatan sepeda motor tetangga, dan menghanguskan semua peralatan dalam hitungan jam.
Dua pekerja, I Made Gede (50) dan Tina (27), terjebak dalam ledakan itu dan mengalami luka bakar. Keduanya berhasil diselamatkan dan mendapat penanganan medis, meski kondisi masing-masing dilaporkan berbeda.
Petugas Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menyebut korban mendapat perawatan untuk luka bakar ringan. Namun, satu sumber menyebutkan kedua korban dalam kondisi kritis yang memerlukan observasi lebih lanjut.
Pemilik gudang, Mochammad Ali (57), menceritakan kepada polisi bahwa pada pagi harinya, sejak pukul 08.00 WITA, dia dan enam karyawan telah mulai merakit kembang api untuk pertunjukan di Karangasem dan Nusa Dua. Pekerjaan merakit memasuki fase pelakbanan — langkah penting untuk menyatukan komponen kembang api — ketika tiba-tiba percikan api muncul.
Ledakan Terjadi Saat Proses Perakitan
Menurut keterangan saksi mata, Putu Sumiasa (51), yang bekerja di lokasi tersebut, ledakan terjadi ketika salah satu rekan kerjanya, I Made Gede, sedang melakukan pelakbanan pada kembang api. Percikan api yang awalnya kecil langsung membesar karena di area gudang tersimpan berbagai bahan mudah terbakar — seperti kertas, benang, dan material lainnya untuk proses perakitan.
Putu berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari gudang. Namun, dua rekannya masih berada di dalam ruangan ketika percikan api berubah menjadi ledakan besar. I Made Gede sempat masuk ke kamar mandi mencoba selamat, sementara Tina juga terjebak dalam situasi yang sama.
Api Merambat, 8 Motor Hangus
Ledakan tidak hanya menghancurkan gudang, tetapi juga merambat ke bangunan sebelahnya. Bengkel pengecatan dan perakitan sepeda motor yang terletak di utara gudang terbakar habis. Meski tidak ada pekerja yang berada di dalam bengkel pada saat kejadian, delapan unit sepeda motor yang sedang dalam proses pengecatan atau penumpukan terbakar bersama struktur bangunan.
Tim pemadam kebakaran Kota Denpasar mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk memadamkan api. Operasi pemadaman memakan waktu dua jam, dari pukul 15.00 hingga 17.00 WITA, untuk mengendalikan api yang terus membesar dan menyebar ke berbagai arah.
Kerugian Materi dan Investigasi Awal
Seluruh gudang dan bengkel tetangga ludes terbakar. Barang-barang di dalam, mulai dari kembang api yang belum jadi, peralatan merakit, hingga barang dagangan bengkel, semuanya menjadi arang. Hingga saat ini, belum ada perhitungan resmi mengenai total kerugian material.
Polresta Denpasar telah mengambil keterangan dari pemilik gudang dan beberapa saksi. Investigasi awal menunjukkan bahwa ledakan kemungkinan berasal dari percikan api yang tak terduga selama proses pelakbanan kembang api. Proses perakitan kembang api memang melibatkan bahan-bahan sensitif yang mudah terbakar, dan prosedur keselamatan kerja menjadi faktor krusial yang perlu dievaluasi lebih lanjut.
Kedua korban luka bakar masih menjalani perawatan untuk memastikan kondisi mereka stabil sebelum dipulangkan. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi industri kerajinan kembang api lokal tentang pentingnya standar keselamatan dan prosedur pencegahan kebakaran yang ketat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.