JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Gelandang veteran Manchester United, Carlos Casemiro, menjadi sorotan hangat penggemar setelah muncul dengan mata lebam jelang laga krusial, beriringan dengan cerita menyentuh di balik selebrasi golnya, dan teka-teki masa depannya di Old Trafford.
Pada 18 September 2026, Casemiro tertangkap kamera memiliki mata hitam dan bengkak di bawah mata kiri saat sesi latihan. Gambar tersebut sontak viral di media sosial, memicu kekhawatiran di kalangan fans Manchester United menjelang pertandingan tandang melawan Newcastle United di St James’ Park.
Mata Hitam Pasca Lawan Crystal Palace
Penyebab cedera mata Casemiro terungkap. Insiden tersebut terjadi saat kemenangan 2-1 Manchester United atas Crystal Palace beberapa hari sebelumnya. Casemiro terlibat duel udara keras dalam kotak penalti saat berebut bola lambung. Siku lawan mendarat telak di wajahnya. Meskipun sempat merasakan sakit, pemain asal Brasil itu tetap melanjutkan pertandingan hingga usai. Pembengkakan dan mata hitam baru terlihat jelas sehari setelah insiden tersebut.
Meski mengalami cedera di area mata, Casemiro tetap menunjukkan profesionalisme tinggi. Ia masuk dalam skuad yang akan bertandang ke markas Newcastle United, siap untuk tampil jika dibutuhkan. Mentalitas juangnya ini menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk para pendukung Setan Merah.
Selebrasi Gol Inspirasi Sang Putra
Di luar insiden cedera, Casemiro juga berbagi cerita mengharukan terkait selebrasi gol yang kerap ia lakukan musim ini. Rupanya, setiap selebrasi yang ia tampilkan di lapangan hijau merupakan hasil kolaborasi dengan putranya, sebelum ia berangkat menuju stadion.
”Sebelum pergi, saya selalu bertanya kepada anak saya, bagaimana saya harus merayakan gol jika mencetak gol,” ungkap Casemiro, menjelaskan proses kreatif di balik setiap perayaannya.
Dua selebrasi yang sempat menjadi viral musim ini adalah gerakan tangan naik-turun yang disebutnya “six-seven”, sebuah ide kreatif dari sang anak yang merupakan penggemar berat Manchester United dan kota Manchester. Selain itu, ada pula selebrasi menunjuk hidung, yang berarti “bisa mencium bau gol” (smell the goal). Selebrasi playful ini kini menjadi salah satu ciri khas baru Casemiro di lapangan.
Cerita di balik selebrasi ini menambah dimensi personal pada penampilan Casemiro, menunjukkan ikatan kuat antara seorang ayah dan anaknya yang terjalin melalui dunia sepak bola.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.