JAKARTA, JOURNALARTA.COM — UEFA Nations League musim kelima, edisi 2026/27, akan resmi bergulir mulai 24 September 2026. Kompetisi ini kembali dengan format lengkap yang melibatkan 54 negara anggota UEFA, terbagi dalam empat liga (A, B, C, D) berdasarkan peringkat musim 2024/25.
Perubahan signifikan terlihat pada fase gugur Liga A, serta sistem promosi dan degradasi yang kini lebih dinamis dengan adanya babak playoff. Para penggemar sepak bola akan disuguhkan persaingan ketat, mulai dari perebutan gelar juara hingga perjuangan untuk naik kasta atau menghindari degradasi.
Pembagian Kasta dan Fase Grup
Sebanyak 54 negara Eropa akan berkompetisi di UEFA Nations League 2026/27, dibagi menjadi empat kasta: League A, B, C, dan D. League A diisi oleh 16 tim terkuat, seperti Prancis, Spanyol, Jerman, Portugal, Italia, Belanda, dan Inggris. Mereka akan bersaing di grup-grup neraka yang menjanjikan laga-laga kelas dunia. League B dan C juga masing-masing dihuni 16 tim, sementara League D menampung 6 tim dengan peringkat terendah, termasuk Lithuania, Azerbaijan, dan Gibraltar.
Fase grup akan berlangsung dari 24 September hingga 17 November 2026. Untuk League A, B, dan C, setiap liga terdiri dari empat grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap tim akan memainkan enam pertandingan kandang dan tandang. Di League D, terdapat dua grup yang masing-masing berisi tiga tim, sehingga setiap tim akan bertanding sebanyak empat kali. Penentuan peringkat grup menggunakan sistem poin: 3 poin untuk kemenangan, 1 poin untuk seri, dan 0 poin untuk kekalahan. Jika ada tim dengan poin sama, aturan head-to-head akan menjadi prioritas sebelum selisih gol.
Babak Krusial Setelah Fase Grup
Musim 2026/27 membawa format baru yang lebih menarik, terutama di League A. Delapan tim, terdiri dari juara grup dan runner-up grup dari League A, akan melaju ke babak perempat final. Pertandingan perempat final akan dimainkan dalam dua leg pada Maret 2027, di mana juara grup akan bertemu dengan runner-up dari grup lain. Empat pemenang perempat final akan berhak tampil di Final Four, yang dijadwalkan pada 9-13 Juni 2027. Final Four mencakup semifinal, perebutan peringkat ketiga, dan pertandingan final, dengan tuan rumah dipilih dari empat semifinalis.
Di League A, tim yang menempati peringkat keempat di masing-masing grup akan langsung terdegradasi ke League B. Sementara itu, di League B, C, dan D, juara grup otomatis mendapatkan promosi ke kasta di atasnya. Sebaliknya, tim yang finis di posisi keempat akan langsung terdegradasi. Sistem playoff promosi/degradasi juga diperkenalkan pada Maret 2027, melibatkan tim peringkat ketiga dari satu kasta melawan runner-up dari kasta di bawahnya. Misalnya, tim peringkat ketiga League A akan menghadapi runner-up League B dalam dua leg untuk memperebutkan satu slot di League A musim berikutnya.
Dampak dan Jadwal Penting
Selain trofi dan hadiah uang sekitar €10,5 juta untuk sang juara, UEFA Nations League juga menawarkan jalur alternatif menuju Euro 2028. Tim-tim yang gagal lolos melalui kualifikasi Euro normal masih berpeluang mendapatkan jatah playoff berdasarkan performa mereka di Nations League. Ini menjadi insentif besar bagi tim-tim “kecil” untuk tampil maksimal. Kompetisi ini juga berfungsi untuk menggantikan laga persahabatan yang dianggap kurang kompetitif.
Drawing awal untuk UEFA Nations League 2026/27 telah menghasilkan beberapa grup yang sangat menarik. Di League A, Grup A3 menjadi “grup neraka” dengan Spanyol, Kroasia, Inggris, dan Ceko. Grup A4 juga tak kalah seru, menampilkan duel antara Cristiano Ronaldo (Portugal) dan Erling Haaland (Norwegia) bersama Denmark dan Wales. Liga-liga lainnya juga menjanjikan persaingan sengit.
Berikut adalah jadwal kunci untuk UEFA Nations League 2026/27:
- Matchday 1-6 Fase Grup: 24 September – 17 November 2026
- Perempat Final dan Playoff Promosi/Degradasi: 26-31 Maret 2027
- Final Four: 9-13 Juni 2027

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.