Jumat, 25 September 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

GPT-6 Astra vs Gemini 3.8 Flash: Mana Paling Cerdas 2026?

6 Astra vs 3.8 Flash
GPT-6 Astra vs Gemini 3.8 Flash: Mana Paling Cerdas 2026?. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Dunia kecerdasan buatan kembali bergejolak setelah OpenAI dan Google DeepMind meluncurkan model AI terbaru mereka, GPT-6 Astra dan Gemini 3.8 Flash, dalam waktu hanya dua hari pada awal September 2026. Rilis ini memicu perdebatan sengit mengenai siapa yang paling unggul dalam persaingan AI yang semakin ketat.

GPT-6 Astra, yang dirilis OpenAI pada 3 September, merupakan model flagship penerus GPT-5.6 Sol. CEO OpenAI, Sam Altman, mengklaim Astra sebagai AI “paling cerdas dan paling selaras” yang pernah ada. Sementara itu, Google DeepMind merespons sehari sebelumnya, pada 2 September, dengan Gemini 3.8 Flash, model Flash tercanggih yang menjadi iterasi keempat dalam enam minggu terakhir, menandakan strategi ‘kirim cepat’ untuk menyaingi OpenAI.

Benchmark: Siapa Paling Cerdas?

Penilaian kecerdasan kedua model ini menjadi sorotan utama. Berdasarkan Artificial Analysis Intelligence Index, GPT-6 Astra mencetak skor 61, identik dengan pendahulunya GPT-5.6 Sol. Gemini 3.8 Flash menyusul tipis dengan skor 59, meningkat 3 poin dari versi 3.7 Flash dan setara dengan GPT-5.6 Sol serta Grok 4.6. Secara murni, Astra unggul tipis dalam metrik kecerdasan ini.

Dalam pengujian ARC-AGI-3 untuk penalaran abstrak, Astra menunjukkan dominasi dengan akurasi 99,9%. Di sisi lain, Gemini 3.8 Flash memamerkan keunggulannya dalam efisiensi dan penggunaan alat. Flash berhasil mencetak 71,0% pada DeepSWE v1.1 (Software Engineering), mengungguli Terra 69,6%, meskipun masih di bawah Opus 5 yang mencapai 74%. Flash juga unggul telak di Terminal-Bench 2.1 dengan 89,4% untuk kategori Science, serta 61,4% pada Vals Finance Agent v2 dan 87,8% pada LVBench Video Panjang.

Perlu dicatat, di antara semua model yang diuji, Claude Fable 5.1 masih memegang predikat ‘raja’ kecerdasan secara keseluruhan dengan skor 66 pada Index Fable.

Fitur Kunci dan Kemampuan

GPT-6 Astra hadir dengan sejumlah fitur canggih yang ditujukan untuk pengguna profesional dan peneliti. Kemampuan agentic coding-nya memungkinkan AI untuk menulis, men-debug, dan mengoptimalkan kode secara otonom. Astra juga sanggup melakukan computer use, seperti membuka aplikasi, mengklik antarmuka grafis (GUI), dan mengeksekusi berbagai tugas. Untuk industri kreatif, Astra menawarkan fitur game generation, mampu membuat prototipe game, membangun kota di Unity, atau mendesain rumah di Unreal Engine. OpenAI bahkan mengklaim Astra dapat menemukan celah keamanan zero-day dan membuat eksploitasi, meski dilengkapi pengaman. Beberapa versi internal Astra dilaporkan memiliki konteks hingga 2 juta token.

Sementara itu, Gemini 3.8 Flash dirancang untuk skalabilitas dan efisiensi. Salah satu fitur andalannya adalah konteks 1 juta token, memungkinkan AI untuk membaca repositori kode besar, dokumentasi ekstensif, dan log server secara simultan. Ini menjadikannya pilihan kuat untuk tugas-tugas software engineering dan long-horizon coding. Kemampuan agentic tasks multi-step reasoning-nya jauh lebih baik, serta handal dalam tool-calling seperti ditunjukkan oleh skor 89,4% di Terminal-Bench. Fitur multimodal dan kemampuan menganalisis video panjang (87,8% di LVBench) juga menjadi daya tarik utama Flash.

Perbedaan Harga API yang Mencolok

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 25 September 2026: Klaim Pack & Coins Gratis