AMSTERDAM, JOURNALARTA.COM — Laga sengit antara Belanda dan Jerman di ajang UEFA Nations League 2026/27 League A Grup A2 berakhir imbang 1-1. Gol telat Cody Gakpo di menit 90+2 menyelamatkan Oranye dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat dini hari (25/9) pukul 01.45 WIB. Hasil ini menandai debut kompetitif para pelatih baru, Xavi Hernandez di kubu Belanda dan Jurgen Klopp di bangku cadangan Jerman, yang keduanya harus puas berbagi poin.
Jerman tampil lebih dulu memimpin pertandingan melalui gol Felix Nmecha di menit ke-32. Gelandang Borussia Dortmund itu melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Leroy Sane, yang tak mampu dijangkau kiper Belanda, Verbruggen. Skor 0-1 untuk Die Mannschaft bertahan hingga babak kedua berjalan.
Belanda berulang kali mencoba membalas, namun selalu kandas. Sejumlah peluang emas dari Mexx Meerdink di menit 60, 62, dan 72, serta Denzel Dumfries di menit 60 dan Ruben van Bommel di menit 88, semua dimentahkan oleh penampilan gemilang kiper Jerman, Marc-Andre ter Stegen. Penjaga gawang Barcelona itu tercatat melakukan lima penyelamatan krusial, termasuk tangkisan satu tangan yang memukau dan menghadang tendangan jarak jauh.
Drama semakin memuncak saat gol Brian Brobbey di menit ke-85 dianulir VAR, yang menganggap terjadi pelanggaran terhadap Ter Stegen. Keputusan tersebut menuai protes keras dari banyak pihak, termasuk legenda Belanda Rafael van der Vaart. Situasi ini membuat tekanan pada tim tuan rumah kian memuncak.
Namun, harapan Belanda kembali menyala di menit 90+2 waktu tambahan. Cody Gakpo, penyerang Liverpool, muncul sebagai pahlawan. Sontekan first-time kaki kanannya menyambut umpan trivela indah dari Ruben van Bommel atau Frenkie de Jong berhasil menembus gawang Jerman. Johan Cruyff Arena pun meledak merayakan gol penyama kedudukan ini.
Dengan hasil imbang ini, Belanda dan Jerman sama-sama mengumpulkan satu poin dari pertandingan perdana mereka di Grup A2, berada di posisi kedua klasemen sementara. Mereka di bawah pemuncak grup, Serbia atau Yunani, yang juga bermain imbang 0-0. Selanjutnya, Jerman akan menghadapi Yunani, sementara Belanda akan meladeni Serbia pada Matchday berikutnya, 29 September mendatang.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola yang relatif seimbang, dengan Belanda mencatatkan 52% berbanding 48% milik Jerman. Belanda melepaskan 13 tembakan (5 di antaranya tepat sasaran), sementara Jerman menghasilkan 11 tembakan (4 tepat sasaran). Wasit juga mengeluarkan 2 kartu kuning untuk Belanda dan 3 untuk Jerman, menandakan intensitas laga yang tinggi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.