Sabtu, 26 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham Microsoft (MSFT) Terbang 3,66% ke $516,17 Hari Ini 25 Sept 2026 – Copilot AI Super App Picu Rally $124 Miliar

Saham Microsoft (MSFT) Terbang
Saham Microsoft (MSFT) Terbang 3,66% ke $516,17 Hari Ini 25 Sept 2026 – Copilot AI Super App Picu Rally $124 Miliar. Credit: Dok. JournalArta

NEW YORK, JOURNALARTA.COM – Saham Microsoft Corp. (NASDAQ: MSFT) melonjak tajam 3,66% pada perdagangan Jumat, 25 September 2026, ditutup di level $516,17 per saham. Kenaikan signifikan ini terjadi setelah raksasa teknologi tersebut mengumumkan peluncuran ‘Copilot AI Super App’ baru, yang memicu lonjakan kapitalisasi pasar hingga $124 miliar dalam sehari.

Pergerakan harga saham Microsoft menunjukkan kenaikan $18,24 dari penutupan sebelumnya. Setelah jam perdagangan, saham MSFT melanjutkan kenaikannya menjadi $517,91, bertambah $1,74 atau 0,34%. Sepanjang hari, saham sempat menyentuh level tertinggi $519,40, dari level terendah $497,25 dan dibuka di $499,04. Volume perdagangan saham Microsoft tercatat sangat tinggi, mencapai 38,2 juta saham. Dengan penutupan tersebut, kapitalisasi pasar Microsoft kini kembali berada di angka $3,83 triliun. Rasio P/E perusahaan berada di 28,76 dengan dividen yield 0,76%.

Copilot AI Super App Jadi Katalis Utama

Kenaikan fantastis ini bukan didorong oleh laporan pendapatan—yang telah rilis pada 29 Juli—melainkan oleh peluncuran produk inovatif. Microsoft memperkenalkan “reimagined Copilot” yang kini bertransformasi menjadi super-app produktivitas kelas enterprise, bukan sekadar chatbot personal seperti ChatGPT atau Gemini.

Super App Copilot terbaru ini mencakup tiga pilar utama: Home, Code, dan Autopilot. Fitur Home menawarkan dasbor terpadu dengan kemampuan Chat, Cowork untuk delegasi tugas multi-langkah, serta tinjauan rapat, dokumen, dan email. Yang paling revolusioner, aplikasi Office seperti Word, Excel, dan PowerPoint kini terintegrasi langsung di dalam Copilot, menghilangkan kebutuhan untuk membuka aplikasi Office secara terpisah.

Untuk pengembang, Copilot Code memungkinkan coding menggunakan bahasa alami, mengubah deskripsi manusia menjadi aplikasi atau otomatisasi, memanfaatkan teknologi GitHub Copilot. Sementara itu, Copilot Autopilot, yang masih dalam private preview, berfungsi sebagai agen digital yang selalu aktif, bekerja secara berkelanjutan tanpa perlu prompt, layaknya rekan tim yang sesungguhnya. Microsoft juga mengumumkan diskon volume untuk Copilot enterprise mulai Oktober, dengan Copilot telah mencapai 30 juta paid seats pada Q4 2026, serta memperkenalkan FinOps for AI untuk membantu mengontrol biaya model AI.

Kinerja Kuartal Keempat dan Proyeksi Analis

Laporan pendapatan Q4 2026 Microsoft (yang dilaporkan pada 29 Juli) juga menunjukkan performa yang kuat. Pendapatan Q4 mencapai $90,01 miliar, meningkat 17,75% secara tahunan, melampaui estimasi analis sebesar $87,62 miliar. Laba per saham (EPS) naik $11,81%, dengan EPS $4,74 dibandingkan $3,65 tahun lalu, dan laba bersih $35,8 miliar (naik 31%).

Divisi cloud Azure mencatat pertumbuhan 43%, dan untuk pertama kalinya, total pendapatan Azure menembus $100 miliar per tahun. Arus kas operasi mencapai $55,4 miliar (naik 30% YoY). Namun, arus kas bebas (free cash flow) turun 23% menjadi $19,6 miliar, terutama karena belanja modal (capex) yang besar untuk AI. Microsoft memproyeksikan capex AI akan mencapai lebih dari $50 miliar di Q1 FY27 dan $175 miliar untuk kalender tahun 2026, memicu Goldman Sachs memprediksi Microsoft akan menerbitkan utang lagi.

Melihat potensi ini, banyak analis Wall Street meningkatkan peringkat saham Microsoft. Stifel, melalui analis Brad Reback, meng-upgrade saham dari ‘Hold’ menjadi ‘Buy’ dengan target harga dari $530 menjadi $575, mengindikasikan potensi kenaikan 11% dari harga saat ini. Oppenheimer menetapkan peringkat ‘Outperform’ dengan target $570, sementara Cantor Fitzgerald menjadi yang paling bullish dengan target $608. Konsensus analis menunjukkan 95% rekomendasi ‘Buy’ dan 0% ‘Sell’, dengan sentimen pasar yang positif karena Microsoft dinilai “akhirnya mendapatkan apresiasi kembali untuk lapisan orkestrasinya” yang memungkinkan penggunaan berbagai model AI (OpenAI, Anthropic, open-source) di atas Azure.

Dampak ke Pasar dan Risiko

Lonjakan saham MSFT menjadi kontributor terbesar bagi Dow Jones Industrial Average hari ini, membantu indeks tersebut naik 0,93% ke 51.828 poin, dengan 120 poin di antaranya berasal dari kontribusi Microsoft. S&P 500 naik 0,51% ke 7.743, dan Nasdaq Composite naik 0,48%. Saham-saham terkait AI lainnya seperti Qualcomm dan Dell juga mengalami kenaikan signifikan, masing-masing 4% dan 5%, sementara Meta Platforms Inc. turun 3,3% setelah reli kuat pekan lalu berkat Muse AI.

Meskipun demikian, risiko tetap ada. OpenAI, mitra utama Microsoft, masih membakar uang sebesar $3,7 miliar pada Q1 2026. Kontribusi OpenAI mencapai $24,1 miliar terhadap pendapatan Microsoft FY26 (7% dari total pendapatan). Jika OpenAI menghadapi kesulitan finansial, Microsoft bisa ikut terdampak. Namun, CFO Amy Hood sebelumnya menyatakan bahwa 90% pendapatan cloud perusahaan berasal dari model non-frontier, menunjukkan diversifikasi risiko.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 26 September 2026: Klaim Pack & Coins Gratis