TORONTO, JOURNALARTA.COM – Tim nasional Kanada berhasil mengalahkan Chili 1-0 dalam pertandingan persahabatan FIFA yang digelar di BMO Field, Toronto, pada Minggu (27/9/2026) pukul 06.00 WIB. Kemenangan tipis ini diwarnai dengan dua kartu merah untuk skuad La Roja, yang membuat mereka bermain dengan sembilan orang selama hampir separuh durasi pertandingan.
Gol tunggal Kanada dicetak oleh Jonathan David pada menit ke-12. Striker berusia 26 tahun itu berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tendangan keras Cyle Larin yang sempat ditepis secara spektakuler oleh kiper Chili, Lawrence Vigouroux. Gol cepat ini memberikan keunggulan awal bagi tim tuan rumah.
Pertandingan berlangsung keras, terutama bagi Chili. Pada menit ke-35, gelandang Lucas Cepeda (23 tahun) diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran berbahaya dengan tendangan kaki tinggi yang mengenai kepala Richie Laryea hingga berdarah. Insiden tersebut memaksa Chili bermain dengan 10 pemain.
Situasi semakin sulit bagi La Roja di awal babak kedua. Lima menit setelah turun minum, tepatnya pada menit ke-50, Gabriel Suazo mendapatkan kartu kuning keduanya setelah melakukan pelanggaran. Kartu kuning kedua ini berujung pada kartu merah, yang berarti Chili harus melanjutkan sisa pertandingan dengan hanya sembilan pemain di lapangan selama 40 menit terakhir.
Kanada, yang bermain dominan setelah keunggulan jumlah pemain, mencatatkan statistik yang signifikan. Mereka menguasai 65% penguasaan bola dan melepaskan 21 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Chili hanya mampu melakukan 10 tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Meskipun begitu, keunggulan satu gol tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dominasi Kanada juga terlihat dari jumlah tendangan sudut yang mencapai 13 kali, berbanding dua untuk Chili. Namun, efektivitas serangan Kanada masih menjadi sorotan karena hanya mampu mencetak satu gol meski unggul jumlah pemain. Jonathan David yang mencetak gol tunggal pertandingan ini, digantikan di babak kedua. Sementara itu, kiper Kanada, St. Clair, berhasil menjaga gawangnya tetap perawan sepanjang laga.
Pertandingan ini menjadi pembuka siklus persiapan menuju Piala Dunia 2030 bagi kedua tim. Kanada, yang sebelumnya menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, kini berfokus pada pembangunan tim untuk turnamen mendatang. Sementara Chili akan mengevaluasi performa mereka setelah menghadapi dua kartu merah yang merugikan.
Selanjutnya, Kanada dijadwalkan akan menghadapi Peru pada 3 Oktober di Stade Saputo Montreal. Sedangkan Chili akan bertanding melawan Amerika Serikat pada 30 September, laga yang juga akan dimainkan di tanah AS.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.