Meskipun ada tekanan pasar, fundamental PT Bank Central Asia Tbk tetap dinilai solid. UOB Kay Hian Sekuritas mempertahankan rekomendasi BUY untuk BBCA dengan target harga Rp8.150, potensi kenaikan 30% dari harga riset. BBCA tetap menjadi pilihan utama di sektor perbankan, didukung oleh pendanaan yang kuat, modal, dan likuiditas yang memadai.
Laba bersih bank only BCA pada Agustus 2026 tercatat Rp4,92 triliun, tumbuh 13,1% secara tahunan (YoY). Akumulasi laba bersih mencapai Rp40,17 triliun, tumbuh 2,85%. UOB Kay Hian memproyeksikan laba bersih 2026 sebesar Rp60 triliun dan 2027 sebesar Rp65 triliun, dengan yield dividen diproyeksikan 5,7% untuk 2026 dan 6,1% untuk 2027.
Pada sisi lain, BCA membantah rumor yang beredar di media sosial mengenai rencana akuisisi yang dikaitkan dengan pengusaha tertentu. Hal ini ditegaskan oleh EVP Corporate Communication, Hera F. Haryn, bahwa tidak ada rencana aksi korporasi tersebut dan informasi yang beredar tidak benar.
Mandiri Sekuritas merekomendasikan ‘Buy’ untuk BBCA pada 28 September dengan target Rp6.350 dan stop loss/reversal di Rp6.175. Level support berada di Rp6.175 dan resistance di Rp6.350.
Sebagai informasi tambahan, kurs dolar di BCA hari ini tercatat e-rate beli 17.945 jual 17.965, sedangkan TT counter & bank notes beli 17.715 jual 17.995.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.