Selasa, 29 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Prediksi Harga Emas Antam Esok Rabu 30 September 2026: Turun Lagi atau Rebound?

Prediksi Harga Emas Antam Esok Rabu 30 September 2026
Prediksi Harga Emas Antam Esok Rabu 30 September 2026: Turun Lagi atau Rebound?. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali tergelincir pada Selasa, 29 September 2026. Logam mulia ini anjlok Rp17.000 per gram menjadi Rp2.580.000, melanjutkan tren koreksi dua hari berturut-turut. Penurunan ini menyusul pelemahan sebesar Rp15.000-16.000 pada Senin, 28 September, dari posisi Rp2.613.000 pada Minggu, 27 September.

Dalam dua hari terakhir, harga emas Antam telah terkoreksi Rp33.000. Meskipun demikian, secara year-to-date, harganya masih mencatatkan kenaikan 3,69% dari posisi awal tahun Rp2.488.000 pada 1 Januari 2026. Rentang harga selama sepekan berada di kisaran Rp2.580.000 – Rp2.630.000, sementara sebulan terakhir tercatat Rp2.580.000 – Rp2.670.000.

Harga Buyback Ikut Anjlok Drastis

Penurunan harga jual juga diikuti anjloknya harga pembelian kembali (buyback) emas Antam. Hari ini, harga buyback merosot tajam Rp47.000 menjadi Rp2.375.000 per gram. Ini menciptakan selisih (spread) yang lebar antara harga jual dan buyback, mencapai Rp205.000. Artinya, investor yang membeli dan langsung menjual hari ini akan merugi sekitar 7,9%.

Berikut rincian harga emas Antam di Logam Mulia Pulogadung per 29 September 2026:

Pecahan Harga Dasar Harga + PPh 0,25% (NPWP)
0,5 gram Rp1.340.000 Rp1.343.350
1 gram Rp2.580.000 Rp2.586.450
2 gram Rp5.100.000 Rp5.112.750
5 gram Rp12.675.000 Rp12.706.688
10 gram Rp25.295.000 Rp25.358.238
25 gram Rp63.112.000 Rp63.269.780
100 gram Rp252.212.000 –
1000 gram Rp2.520.600.000 –

Perlu diingat, transaksi emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9% tanpa NPWP, atau 0,45% jika memiliki NPWP. Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, PPh 22 sebesar 1,5% (dengan NPWP) atau 3% (tanpa NPWP) akan dipotong langsung.

Penyebab Harga Emas Turun Hari Ini

Pelemahan harga emas Antam tidak terlepas dari pergerakan harga emas dunia yang rontok. Pada Senin, 29 September, harga emas spot (XAU) menurut Bloomberg mencapai US$4.127,3 per troy ons, anjlok 3,68% dibandingkan Jumat sebelumnya. Ini adalah level terendah sejak 5 Agustus 2026.

Anjloknya emas global disebabkan oleh penguatan Dollar Index ke 99,57 dan kenaikan yield US Treasury. Yield obligasi 10 tahun AS tembus 5,22%, sementara 30 tahun mencapai 5,51%. Karena emas dihargai dalam dolar AS, penguatan dolar membuatnya lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sekaligus mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan bunga di tengah kenaikan real yield.

Faktor lain adalah sikap hawkish dari The Federal Reserve (The Fed). Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga lagi di bulan Oktober mencapai 70,3%, setelah data core Personal Consumption Expenditures (PCE) menunjukkan inflasi yang masih tinggi. Suku bunga acuan Fed funds sudah berada di 4,00% pada September. Pernyataan pejabat The Fed, termasuk Powell dan Warsh, mengindikasikan bahwa PCE di 3,7% masih membutuhkan kebijakan pengetatan moneter.

Data ekonomi AS mendatang seperti JOLTS, ADP employment, PDB Kuartal II, CB Consumer Confidence, dan laporan pekerjaan September (NFP) pada Jumat ini akan menjadi penentu. Jika PCE tetap tinggi dan data payrolls kuat, emas bisa menguji level US$4.000. Sebaliknya, jika data melunak, emas berpeluang rebound ke US$4.300.

Prediksi Harga Emas Antam Besok, Rabu 30 September 2026

Analisis pasar global menjadi patokan utama untuk memprediksi pergerakan emas Antam. LiteFinance memperkirakan harga emas global pada 30 September 2026 akan bergerak di rentang Daily Low US$4.007,83, Average US$4.131,40, dan High US$4.254,97. Ini mengindikasikan pergerakan sideways di kisaran US$4.100 – US$4.250 setelah dua hari anjlok.

TradingNews menyoroti level support kritis di US$4.225 – US$4.235. Jika emas mampu bertahan di atas level tersebut, target pemulihan bisa mencapai US$4.315, lalu US$4.404, hingga US$4.500. Namun, jika level US$4.100 jebol, emas bisa menguji US$4.009 (terendah Juni) dan bahkan US$3.900.

Sementara itu, Elara Capital mempertahankan pandangan bullish untuk jangka panjang, memprediksi rentang harga US$4.200 – US$4.700 hingga akhir 2026, bahkan bisa mencapai US$5.000 – US$5.200 pada 2027. Ini didukung oleh pembelian emas oleh bank sentral untuk diversifikasi cadangan dan rekor kepemilikan ETF emas sebesar 4.189 ton. Artinya, tekanan jangka pendek karena kenaikan suku bunga masih membayangi prospek jangka panjang yang positif.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, berikut adalah prediksi harga emas Antam 1 gram untuk Rabu, 30 September 2026:

Skenario XAU Global Kurs USD/IDR (Est.) Prediksi Antam 1 gram Catatan
Bearish (55%) – Data US kuat $4.050-$4.100 Rp17.900 Rp2.565.000 – Rp2.575.000 (-Rp5rb s/d -Rp15rb) Lanjut koreksi tipis, buyback bisa ke Rp2.360.000
Base / Sideways (35%) – Data mixed $4.120-$4.230 Rp17.800 Rp2.580.000 – Rp2.590.000 (flat +Rp0 s/d +Rp10rb) Konsolidasi, pasar tunggu PCE Jumat
Bullish Rebound (10%) – Data US lembek / Dollar melemah $4.300+ Rp17.700 Rp2.595.000 – Rp2.610.000 (+Rp15rb s/d +Rp30rb) Pantulan teknikal oversold

Prediksi paling mungkin adalah harga emas Antam akan berada di rentang Rp2.570.000 – Rp2.585.000, cenderung datar atau turun tipis sekitar Rp5.000 – Rp10.000.

Pola pergerakan Antam umumnya mengikuti harga spot emas global dengan jeda satu hari dan dipengaruhi oleh kurs USD/IDR. Hari ini, harga spot US$4.127, namun kurs Rupiah yang menembus Rp18.000 per dolar AS (berdasarkan berita MercuSwara) membantu menahan penurunan Antam agar tidak terlalu dalam. Jika Rupiah terus melemah, harga Antam kemungkinan tidak akan turun drastis meskipun emas dunia terkoreksi.

Pengamat Ibrahim Assuaibi dari Ntvnews memprediksi rentang harga minggu ini antara Rp2.520.000 – Rp2.720.000. Permintaan cenderung menurun saat harga terkoreksi, sehingga ini bukan waktu yang tepat untuk panic selling.

Strategi Investor Ritel

Bagi investor ritel yang berniat membeli, disarankan untuk menunggu pembaruan harga di logammulia.com pukul 08.30 WIB besok. Jika harga pembukaan di bawah Rp2.570.000, ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk membeli. Namun, hindari all-in; lakukan pembelian secara bertahap, misalnya 0,5 gram hingga 1 gram. Mengingat spread jual-beli yang mencapai Rp205.000, emas Antam kurang cocok untuk trading harian dan disarankan untuk hold minimal 6 bulan agar menutupi selisih harga tersebut.

Sebaliknya, bagi yang ingin menjual, harga buyback Rp2.375.000 saat ini berarti kerugian signifikan. Lebih baik menahan penjualan sampai harga global kembali pulih ke US$4.300. Jika kebutuhan dana mendesak, opsi penjualan melalui Pegadaian atau Galeri24 terkadang menawarkan harga buyback yang sedikit lebih tinggi, seperti Rp2.379.000.

Investor juga wajib memantau harga emas dunia pukul 19.00 WIB malam ini serta data PCE AS yang akan dirilis Rabu. Apabila yield obligasi 10 tahun AS turun di bawah 4,95%, ini bisa menjadi sinyal bullish. Namun, jika bertahan di atas 5,045%, tekanan bearish kemungkinan akan berlanjut. Ini adalah prediksi, bukan jaminan, dan harga final Antam tetap bergantung pada kebijakan PT Antam, kurs, serta PPh.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair