JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari operator swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo Energy terpantau stabil pada Kamis, 1 Oktober 2026. Berbeda dengan spekulasi kenaikan, tidak ada penyesuaian harga per pukul 06.00 WIB pagi ini, sehingga harga tetap sama dengan bulan September 2026.
Kondisi ini berlaku di berbagai wilayah, khususnya Jabodetabek dan Jawa, yang menjadi fokus utama penjualan BBM dari ketiga penyedia tersebut. Sebagian besar jenis BBM non-subsidi di SPBU swasta mempertahankan harga bulan lalu, memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen di tengah gejolak harga minyak dunia.
Harga BBM Swasta Per 1 Oktober 2026 di Jabodetabek & Jawa
Berdasarkan pantauan langsung dari laman resmi BP-AKR, Shell Indonesia, dan Vivo Energy Indonesia, serta aplikasi masing-masing, berikut daftar harga BBM swasta yang berlaku per 1 Oktober 2026 untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY, dan Jawa Tengah (sudah termasuk PBBKB 5%):
| SPBU Swasta | Jenis BBM | RON / Kategori | Harga 1 Okt 2026 | Perubahan vs 30 Sept |
|---|---|---|---|---|
| BP-AKR | BP 92 | RON 92 – Setara Pertamax | Rp16.130 / liter | Tetap |
| BP-AKR | BP Ultimate (BP 95) | RON 95 – Setara Green 95 | Rp19.330 / liter | Tetap |
| BP-AKR | BP Ultimate Diesel | Diesel Premium | Rp25.420 / liter | Tetap |
| Vivo Energy | Revvo 92 | RON 92 | Rp16.130 / liter | Tetap |
| Vivo Energy | Revvo 95 | RON 95 | Rp19.330 / liter | Tetap |
| Vivo Energy | Primus Plus / Diesel Primus | Diesel Premium | Rp25.420 / liter | Tetap |
| Shell Indonesia | Shell V-Power Diesel | Diesel Premium | Rp25.420 / liter | Tetap |
| Shell Indonesia | Shell Super, V-Power, V-Power Nitro+ | RON 92/95/98 | Belum tersedia |
Perlu dicatat, harga BBM Shell, BP, dan Vivo memang sedikit lebih tinggi, antara Rp180 hingga Rp1.500 per liter, dibandingkan dengan Pertamina. Misalnya, Pertamax (Rp15.950) memiliki selisih Rp180 dengan BP 92 (Rp16.130). Perbedaan ini wajar lantaran operator swasta tidak mendapatkan kompensasi subsidi dan melakukan impor langsung.
Untuk Shell, pantauan Bloomberg Technoz pada pukul 06.00 WIB menunjukkan bahwa stok bensin Shell, seperti Shell Super, V-Power, dan V-Power Nitro+, masih kosong di mayoritas SPBU Jabodetabek sejak Agustus 2026. Satu-satunya produk yang tersedia adalah Shell V-Power Diesel.
Alasan Harga BBM Swasta Bertahan Meski Harga Minyak Dunia Melonjak
Fenomena stabilnya harga BBM swasta ini cukup mengejutkan, mengingat harga minyak mentah Brent sempat menyentuh US$107,86 per barel pada akhir September 2026. Selain itu, Indonesia Crude Price (ICP) Agustus 2026 juga tercatat US$89,43 per barel, naik US$7,75 dari bulan Juli yang US$81,68.
Secara formula, kenaikan harga BBM non-subsidi seharusnya berkisar Rp1.000 hingga Rp1.100 per liter untuk jenis seperti Turbo, Dexlite, dan Dex. Namun, BP-AKR, Vivo, dan Shell memilih menahan harga karena beberapa faktor kunci:
- Persaingan dengan Pertamina: Jika operator swasta menaikkan harga lebih dulu, ada risiko pelanggan beralih ke Pertamina yang masih menawarkan harga lebih rendah, contohnya Pertamax di Rp15.950.
- Stok Lama: Kemungkinan besar, operator swasta masih menggunakan stok impor bulan September dengan biaya akuisisi yang lebih rendah.
- Menunggu Kebijakan Pertamina: Umumnya, operator swasta akan mengumumkan penyesuaian harga setelah Pertamina mengumumkan kebijakan harga terbarunya, yang biasanya terjadi antara pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB pada tanggal 1 setiap bulannya.
Hal ini juga dikonfirmasi oleh VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora. Ia menyatakan bahwa per 1 Oktober 2026, harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tetap sama dengan bulan September, sebuah keputusan yang juga relevan bagi operator swasta yang mengikuti formula Kepmen ESDM No.245.
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo
Berikut adalah perbandingan harga BBM antara Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell per 1 Oktober 2026:
| Kategori | Pertamina | BP-AKR | Vivo | Shell |
|---|---|---|---|---|
| RON 92 | Pertamax Rp15.950 | BP 92 Rp16.130 | Revvo 92 Rp16.130 | Super – Kosong |
| RON 95 | Green 95 Rp19.150 | Ultimate Rp19.330 | Revvo 95 Rp19.330 | V-Power – Kosong |
| Diesel | Dexlite Rp23.700 / Dex Rp25.200 | Ultimate Diesel Rp25.420 | Primus Plus Rp25.420 | V-Power Diesel Rp25.420 |
| Subsidi | Pertalite Rp10.000 / Biosolar Rp6.800 | Tidak jual | Tidak jual | Tidak jual |
Untuk kategori diesel premium, seluruh operator swasta kompak menjual dengan harga Rp25.420, selisih Rp220 lebih mahal dari Pertamina Dex yang Rp25.200. Sementara itu, untuk bensin RON 92 dan RON 95, Vivo dan BP-AKR menawarkan harga yang sama persis, sedangkan bensin Shell masih belum tersedia di SPBU.
Konsumen diimbau untuk tetap memantau informasi terbaru, terutama menjelang siang hari, karena potensi penyesuaian harga susulan dari operator swasta masih ada jika Pertamina melakukan perubahan. Bagi konsumen Shell yang mencari bensin, disarankan untuk menelepon SPBU terdekat atau mengecek aplikasi sebelum datang guna memastikan ketersediaan stok.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.