Kamis, 1 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Kalbe dan IPSM Salurkan 75 Ribu Masker untuk Korban Karhutla di Sumatera-Kalimantan

Kalbe dan IPSM Salurkan 75 Ribu Masker untuk Korban Karhutla di
Kalbe dan IPSM Salurkan 75 Ribu Masker untuk Korban Karhutla di

JAKARTA — Kalbe Farma dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) menyalurkan 75.000 masker E-Care kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Donasi ini digerakkan selama periode 1 hingga 18 September 2026 dengan fokus pada dua wilayah: Padang (Sumatera Barat) dan Palembang (Sumatera Selatan).

Selain kedua lokasi fokus tersebut, bantuan masker juga menjangkau Provinsi Bali dan Kalimantan Barat. Secara keseluruhan, inisiatif ini mencapai sekitar 35.000 penerima manfaat yang langsung merasakan dampak kesehatan dari asap kebakaran.

Abi Nisaka, Head of Corporate Sustainability PT Kalbe Farma Tbk, menjelaskan motivasi perusahaan dalam memberikan respons cepat. “Melalui kolaborasi bersama IPSM, Kalbe menyalurkan 75.000 masker E-Care untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses kesehatan sekaligus memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Dampak Luas Karhutla September 2026

Fenomena karhutla kembali menjadi perhatian nasional pada September 2026 seiring meningkatnya jumlah titik panas di sejumlah wilayah Indonesia akibat musim kemarau dan rendahnya curah hujan. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menciptakan kabut asap yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan mobilitas warga.

Dampak kesehatan terlihat nyata. Di Jambi, misalnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi mencatat indeks standar pencemar udara (ISPU) mencapai angka 303, masuk kategori berbahaya bagi kesehatan. Kondisi serupa memicu penundaan operasional penerbangan di berbagai bandara.

Di Bandara Sultan Thaha Jambi, dua penerbangan rute Jakarta-Jambi yang dijadwalkan keberangkatan pukul 10.25 WIB dan 10.35 WIB mengalami penundaan karena jarak pandang menurun hingga sekitar 1.200 meter.

Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga melonjak tajam di berbagai wilayah terdampak. Pemerintah daerah gencar mengingatkan warga untuk memakai masker sebagai upaya perlindungan diri dari polusi udara ekstrem.

Kolaborasi Kalbe-IPSM Memperluas Jangkauan Kesehatan

Distribusi masker E-Care menjadi respons konkret terhadap darurat kesehatan publik yang timbul dari karhutla. Kalbe, sebagai perusahaan farmasi terkemuka, memilih bekerja sama dengan IPSM untuk memastikan donasi sampai langsung ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan.

Strategi dua wilayah fokus (Padang dan Palembang) dipilih karena tingkat dampak karhutla yang signifikan. Namun, ekspansi ke Bali dan Kalimantan Barat menunjukkan Kalbe memahami luasnya masalah ini di tingkat nasional. Dengan menjangkau 35.000 penerima manfaat, setiap masker menjadi perlindungan pertama bagi individu yang rentan terhadap polusi udara ekstrem.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Kalbe dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi berbagai lapisan masyarakat, terutama dalam situasi darurat kebencanaan. Donasi masker bukan sekadar bantuan material, melainkan manifestasi tanggung jawab sosial perusahaan di tengah krisis lingkungan dan kesehatan yang mempengaruhi jutaan Indonesi.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 1 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online