Kamis, 1 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Korban Tewas Mobil Damkar Terbalik di Pangkep Bertambah Jadi 3 Orang

Mobil pemadam kebakaran terbalik di jalan raya Pangkep Sulawesi Selatan setelah kecelakaan tunggal
Mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep yang terbalik seusai kecelakaan di Jalan Poros Pangkep-Barru, Selasa (29/9/2026). (Ilustrasi). (Ilustrasi: AI)

PANGKALPINANG — Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, terus bertambah. Dari dua personel yang tewas di lokasi kecelakaan, kini menjadi tiga orang setelah satu korban luka bernama Jamaluddin meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.

Hapiluddin, Kasatpol PP dan Damkar Pangkep, mengonfirmasi penambahan korban ini pada Rabu (30/9). “Iya benar, bertambah, ada satu personel kita meninggal dunia,” ujarnya.

Tragedi bermula pada hari sebelumnya, Selasa (29/9), sekitar pukul 14.40 WITA. Personel Damkar mendapat informasi adanya kebakaran lahan dan segera bergerak menuju lokasi. Namun, saat melintas di Kampung Tujung Batu, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Labakkang, armada pemadam mengalami kecelakaan dan terguling sebelum sampai ke lokasi pemadaman.

Dua personel Damkar, yaitu Ince Irwan dan Rusman Hadi, tewas langsung di tempat kejadian. Sementara lima orang lainnya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, Jamaluddin yang juga menjadi korban luka tidak berhasil terselamatkan.

Rincian Kejadian dan Penyebab

Total ada tujuh personel yang ditugaskan pada mobil damkar tersebut. Tiga orang berada di dalam kabin, termasuk sopir, sementara empat orang lainnya duduk di bagian belakang armada.

Kecelakaan terjadi saat mobil pemadam bergerak dari arah Makassar menuju ke depan (Barru) di lajur kanan. Tiba-tiba ada kendaraan lain di depannya, sehingga pengemudi segera berusaha menghindari dengan membelok ke kiri, kemudian banting keras ke kanan.

Manuver mendadak itu menyebabkan sopir kehilangan kendali atas armada. Mobil damkar pun oleng dan akhirnya terbalik di tengah badan jalan. “Pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya, lalu oleng lalu terbalik sendiri,” jelas Hapiluddin.

Kejadian ini menjadi pukulan berat bagi Dinas Pemadam Kebakaran Pangkep. Ince Irwan dan Rusman Hadi, kedua personel yang tewas, telah dikenal memberikan pengabdian dan keteladanan kepada masyarakat setempat.

“Kepergian mereka meninggalkan duka yang mendalam, namun kebaikan, pengabdian, dan keteladanan yang telah ditorehkan akan tetap hidup dalam kenangan dan hati masyarakat Pangkep,” kata pihak Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pangkep.

Penyelidikan Lanjutan

Kepolisian Resor Pangkep telah menangani lokasi kecelakaan dan melakukan penyelidikan. Unit Laka Satlantas Polres Pangkep bertanggung jawab mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Armada yang terguling sempat melintang di jalan Trans Sulawesi, mengakibatkan kemacetan panjang di area tersebut sebelum akhirnya dibersihkan oleh petugas.

Investigasi menunjukkan bahwa faktor kecepatan tinggi dan upaya pengemudi untuk menghindari kendaraan lain menjadi penyebab utama hilangnya kendali armada damkar. Pelatihan ulang untuk pengemudi armada pemadam kebakaran kemungkinan akan menjadi evaluasi ke depan bagi institusi terkait agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 1 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online