Sabtu, 7 November 2026 WIB
NASIONAL

LPDP 2027 Belum Dibuka: Status Tahap 2 2026, Timeline, Jenis Beasiswa, dan Syarat

Ilustrasi mahasiswa menyiapkan dokumen pendaftaran Beasiswa LPDP 2027 di meja belajar
Ilustrasi mahasiswa menyiapkan dokumen pendaftaran Beasiswa LPDP 2027 di meja belajar. (Ilustrasi: AI)

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2027 belum dibuka, dan jadwalnya belum diumumkan per 7 November 2026. Laman resmi LPDP masih memuat jadwal Tahap 2 2026: Seleksi Substansi berjalan sampai 20 November, hasil akhir diumumkan 30 November 2026, dan kuliah paling cepat dimulai Januari 2027.

Acuan terakhir untuk tahap pertama adalah Tahap 1 2026, yang dibuka 22 Januari 2026. Pendaftaran yang sedang berjalan sekarang adalah tujuh program Co-Funding, 28 Oktober sampai 1 Desember 2026.

Pembaruan terakhir: Sabtu, 7 November 2026. Halaman ini diperbarui saat LPDP merilis jadwal baru.

Status LPDP per 7 November 2026

Hal Keterangan Sifat
Pendaftaran LPDP 2027 Belum ada tanggal Belum diumumkan di laman LPDP
Seleksi Substansi Tahap 2 2026 14 Oktober-20 November 2026 Jadwal resmi, sedang berjalan
Pengumuman akhir Tahap 2 2026 30 November 2026 Jadwal resmi
Beasiswa Co-Funding 28 Oktober-1 Desember 2026 Dibuka, menurut rilis LPDP
Target penerima 2027 12.000 awardee, belanja Rp3,93 triliun Paparan LPDP di Komisi XI DPR, 7 September 2026
LPDP Jakarta Rencana dibuka September 2027 Program Pemprov DKI, terpisah dari LPDP nasional

Timeline LPDP Tahap 2 2026

Tahap 2 inilah yang sering disebut LPDP batch 2. Jadwal di bawah tercantum di laman Kebijakan Umum LPDP dan laman Pendaftaran dan Jadwal.

Tahapan Tanggal Status per 7 November
Pendaftaran 30 Juni-31 Juli 2026 Selesai
Seleksi administrasi 3-27 Agustus 2026 Selesai
Pengumuman administrasi 28 Agustus 2026 Selesai
Pengajuan sanggah 29 Agustus-1 September 2026 Selesai
Pengumuman hasil sanggah 22 September 2026 Selesai
Simulasi Seleksi Bakat Skolastik (SBS) 27-28 September 2026 Selesai
Seleksi Bakat Skolastik 29 September-4 Oktober 2026 Selesai
Pengumuman SBS 9 Oktober 2026 Selesai
Seleksi Substansi 14 Oktober-20 November 2026 Berjalan
Pengumuman akhir 30 November 2026 Menunggu
Kuliah paling cepat Januari 2027 Menunggu

Hasil seleksi dibaca lewat akun pendaftaran masing-masing. Kami belum menemukan angka resmi jumlah pendaftar atau peserta lolos di tiap tahap Tahap 2.

Peserta STEM Industri Strategis atau SHARE dengan LoA Unconditional yang sesuai ketentuan, dan pendaftar afirmasi penyandang disabilitas, langsung masuk Seleksi Substansi tanpa SBS.

Tanggal lain masih beredar. Sebagian laporan saat pembukaan Tahap 2 menulis pengumuman akhir 23 Oktober 2026, sementara laman LPDP mencantumkan 30 November. Tabel ini mengikuti laman resmi.

Riwayat Jadwal 2024-2026: Pola, Bukan Jadwal Resmi 2027

Tabel berikut menghimpun jadwal yang dilaporkan saat tiap siklus berlangsung. Angkanya hanya memperlihatkan kebiasaan LPDP. LPDP belum menetapkan satu pun tanggal 2027.

Siklus Pendaftaran Pengumuman akhir Kuliah paling cepat
2024 Tahap 1 11 Januari-12 Februari 2024 10 Juni 2024 Juli 2024
2024 Tahap 2 19 Juni-18 Juli 2024 7 November 2024 Januari 2025
2025 Tahap 1 17 Januari-17 Februari 2025 19 Juni 2025 Juli 2025
2025 Tahap 2 30 Juni-31 Juli 2025 27 November 2025 Januari 2026
2026 Tahap 1 22 Januari-23 Februari 2026 22 Juni 2026 Juli 2026
2026 Tahap 2 30 Juni-31 Juli 2026 30 November 2026 Januari 2027

Tiga tahun berturut-turut, tahap pertama dibuka pada Januari dan diumumkan pada Juni. Tahap kedua dibuka pada paruh akhir Juni dan diumumkan pada November. Masa pendaftaran berkisar satu bulan.

Jadwal tetap bisa bergeser di tengah siklus. Pada Maret 2026, SBS Tahap 1 pindah dari 15-28 April ke 2-9 Mei. Sejumlah program juga punya jendela sendiri, misalnya Akselerasi dan Doctor by Research yang dibuka 6-27 Maret 2026, serta Co-Funding yang dibuka akhir Oktober ini.

Kuota dan Anggaran: LPDP Paparkan Target 12.000 Awardee

LPDP memaparkan kebutuhan belanja 2027 sebesar Rp3,93 triliun kepada Komisi XI DPR pada 7 September 2026. Target penerima naik menjadi 12.000 awardee dari 8.000 pada 2026. Angka itu menggabungkan penerima program LPDP sendiri dan program kolaborasi.

Pos belanja 2027 Nilai
Beasiswa Rp2,78 triliun
Penelitian (25 proyek) Rp597,93 miliar
Dana abadi perguruan tinggi (23 PTNBH) Rp350 miliar
Dana abadi kebudayaan Rp200 miliar

Angka 2026 tidak tunggal. Pada Januari, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyebut target 5.750 penerima: 1.000 kursi Garuda S1, 4.000 kursi S2 dan S3, serta 750 kursi dokter spesialis. Laporan yang kami baca tidak merinci selisihnya dengan angka 8.000.

Sudarto, yang saat itu memimpin LPDP, pernah menjelaskan pembatasan kuota 2025-2026 terjadi karena LPDP masih membiayai banyak awardee luar negeri angkatan 2023. Ia berharap 2027 kembali normal. Kuota 2025 tercatat 4.000 kursi.

Tahap 1 2026 menarik 32.794 pendaftar, naik 33,22 persen. Yang lulus Seleksi Substansi 2.753 orang atau 8,39 persen, menurut rilis LPDP 25 Juni 2026. Rinciannya 2.032 di STEM, 360 di STEM-Related, dan 361 di SHARE.

Dana abadi yang dikelola mencapai Rp180,81 triliun per 31 Mei 2026. Sejak 2013 sampai Mei 2026, penerima beasiswa berjumlah 58.749 orang, dengan 18.728 orang masih studi.

Porsi 80 Persen STEM

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pada 28 Juni 2026 bahwa sekitar 80 persen beasiswa mulai 2026 diarahkan ke STEM dan industri strategis. Direktur Utama LPDP Yon Arsal menyebut target Tahap 2 minimal 80 persen untuk STEM dan STEM-Related.

Porsi SHARE dibatasi paling banyak 20 persen. Sebagai pembanding, porsi STEM tercatat 66-69 persen pada 2025 dan 74 persen pada 2026.

Angkatan terbaru mencerminkan arah itu. PK-286 Bara Jenggala berisi 214 awardee, dengan 190 orang di STEM dan 24 di bidang terkait STEM. Sebanyak 174 orang studi di luar negeri, 40 di dalam negeri, dan 90 orang berlatar CPNS, PNS, TNI, atau Polri.

Kewajiban Kembali dan Sanksi

Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman membekali angkatan itu di Asrama Haji, Jakarta Timur, pada awal November. Ia mengingatkan dana LPDP bersumber dari APBN, termasuk pajak pengemudi ojek daring dan pelaku UMKM.

Ia menuturkan tiga kali kuliah ke luar negeri dan tiga kali pulang. “Tiga kali saya punya pilihan, tapi pilihan saya selalu sama, saya kembali,” katanya, seperti dikutip laman LPDP. Ia juga mengaku dua kali gagal di wawancara LPDP.

Isu ini memanas sejak Februari 2026, setelah video alumni berinisial DS soal kewarganegaraan anaknya beredar luas. Menurut Sudarto, Direktur Utama LPDP saat itu, per 31 Januari 2026 ada delapan alumni yang dikenai sanksi pengembalian dana. Empat sudah lunas, empat mencicil, dan 36 kasus lain masih diperiksa.

Nilainya sekitar Rp1 miliar untuk S2 dan sampai Rp2 miliar untuk S3. Kami belum menemukan pembaruan resmi angka itu setelah Februari.

Masa pengabdian juga berubah dari 2N+1 menjadi 2N, atau dua kali masa studi. Studi dua tahun berarti empat tahun kontribusi. Laporan media berbeda soal awal berlakunya, antara 2025 dan 2026.

Ada pula opsi magang atau wirausaha hingga dua tahun setelah lulus dengan persetujuan LPDP. Pelanggar dapat diminta mengembalikan dana beserta bunga dan diblokir dari program LPDP.

Jenis Beasiswa LPDP pada Siklus 2026

Format program berubah sejak Januari 2026. LPDP menyebut format baru mengubah Reguler, Targeted, dan Afirmasi tanpa menghapus sepenuhnya skema lama. Menurut LPDP, afirmasi dan targeted kini menjadi kriteria pendaftar, bukan nama program.

Program Cakupan Status siklus terakhir
STEM Industri Strategis Kesehatan, pangan, digitalisasi (AI dan semikonduktor), hilirisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, maritim, plus bidang pendukung seperti kebijakan publik, hukum, bisnis, dan ekonomi Tahap 1 dan 2 2026, ditutup 31 Juli
SHARE Sosial, humaniora, seni, studi keagamaan, dan satu rumpun yang ditulis ekonomi atau pendidikan, tergantung dokumen Tahap 1 dan 2 2026, ditutup 31 Juli
Akselerasi pada Universitas Unggulan Magister sampai 24 bulan, doktor sampai 60 bulan; daftar universitas naik dari 17 menjadi 31, dengan 14 tambahan khusus STEM Tahap 2 2026, ditutup 31 Juli
Double Degree/Joint Degree Gelar ganda atau bersama Tercantum di Tahap 2 2026
Kerja Sama Khusus Kader ulama, prestasi keolahragaan, Talenta Riset dan Doctor by Research, dokter spesialis dan subspesialis Tercantum di Tahap 2 2026
Kemitraan Jalur khusus di luar skema utama Tercantum di Tahap 2 2026
Non-Degree Disebut juga Fellowship Dokter Spesialis Tercantum di Tahap 2 2026
Co-Funding Tujuh kampus di lima negara, lihat tabel berikut Dibuka 28 Oktober-1 Desember 2026
Reguler Tidak tercantum sebagai program pada daftar Tahap 2; alamat halaman lamanya kini menampilkan beranda LPDP Bukan nama program di daftar Tahap 2 2026
Afirmasi dan Targeted Putra-Putri Papua, Daerah Afirmasi, Prasejahtera, Penyandang Disabilitas sebagai kriteria pendaftar Kriteria, bukan nama program

Jumlah program ditulis berbeda. Laman jadwal LPDP menampilkan enam kelompok, sedangkan Kepala Sub Divisi Komunikasi LPDP Risqi Sita Novanti menyebut setidaknya 10 program, termasuk beasiswa khusus kementerian.

Tujuh Program Co-Funding

Rilis LPDP 28 Oktober 2026 mencantumkan daftar ini. Syarat lengkap ada di booklet tiap program.

Kampus Negara Jenjang Bidang Pendanaan maksimal
TU Braunschweig Jerman Doktor Semikonduktor 48 bulan
The University of Queensland Australia Doktor Energi terbarukan, iklim, agribisnis, kesehatan, pendidikan, humaniora 48 bulan
The University of Sydney Australia Doktor Teknik 48 bulan
Washington University in St. Louis Amerika Serikat Doktor Teknik, bisnis, kesehatan, sains, teknologi 60 bulan
UC Davis Amerika Serikat Doktor Pertanian, lingkungan, teknik 60 bulan
University College Dublin Irlandia Magister Teknik dan arsitektur, kesehatan dan pertanian, sains 12 bulan
NAIST Jepang Magister, doktor Information Science, Biological Science, Materials Science 24 bulan, 36 bulan

Syarat LPDP pada Siklus Terakhir

Tabel ini merangkum halaman STEM Industri Strategis dan SHARE Tahap 2 2026. Ketentuan 2027 belum terbit. Usia dihitung per 31 Desember tahun pendaftaran.

Kriteria IPK magister IPK doktor Usia magister Usia doktor
Umum 3,00 3,25 35 40
Dosen tetap (NIDN/NUPTK) 3,00 3,25 42 47
CPNS/PNS 3,00 3,25 37 42
PNS fungsional tertentu 3,00 3,25 42 47
TNI/Polri 3,00 3,00 40 45
Putra-Putri Papua Tidak dipersyaratkan Tidak dipersyaratkan 47 50
Daerah Afirmasi 2,50 3,00 47 50
Prasejahtera 3,00 3,00 42 42
Penyandang Disabilitas 2,50 3,00 42 47
Kewirausahaan, STEM (luar negeri) 2,50 3,25 35 40

Skor bahasa Inggris non-afirmasi

Tes Magister DN Magister LN Doktor DN Doktor LN Umum Doktor LN CPNS/PNS/TNI/Polri
TOEFL ITP 500 – 530 – –
TOEFL iBT 61 80 70 94 80
PTE Academic 50 58 50 65 58
IELTS 6,0 6,5 6,0 7,0 6,5
Duolingo 105 120 110 130 120
TOEP 500 – 530 – –

Tahap 2 2026 membawa sejumlah kelonggaran. Pemegang LoA Unconditional yang sesuai ketentuan tidak wajib mengunggah sertifikat. Pendaftar afirmasi tujuan dalam negeri juga bebas sertifikat, dan Putra-Putri Papua tidak dikenai syarat bahasa. Pendaftar non-afirmasi tujuan dalam negeri tanpa LoA juga dapat memakai sertifikat pusat bahasa perguruan tinggi.

Pendaftar afirmasi tujuan luar negeri memakai batas ITP 500, iBT 61, PTE 50, IELTS 6,0, Duolingo 95, atau TOEP 500. Sertifikat dihitung berlaku paling lama dua tahun sampai tanggal pengumuman hasil sanggah, yang pada Tahap 2 jatuh pada 22 September 2026.

Akselerasi punya aturan sendiri. Pendaftar dengan LoA tidak dikenai batas IPK dan bahasa. Doktor tanpa LoA memerlukan IPK 3,25 dan iBT 94, PTE 65, atau IELTS 7,0.

Dokumen utama

  • Biodata, KTP, ijazah asli atau legalisir, dan transkrip.
  • Penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi lulusan luar negeri.
  • Profil diri pada formulir daring, serta riwayat publikasi, prestasi, dan organisasi.
  • Rencana kembali ke Indonesia, pasca studi, dan kontribusi, 1.500-2.000 kata.
  • Proposal penelitian untuk doktor, 1.500-2.500 kata.
  • Sertifikat bahasa Inggris, bila disyaratkan, dan LoA Unconditional, bila ada.
  • Surat usulan instansi bagi CPNS, PNS, TNI, dan Polri, serta dokumen khusus tiap kriteria afirmasi.
  • Surat rekomendasi, kini opsional pada halaman STEM dan SHARE.

Esai personal statement ditiadakan mulai Tahap 2, menurut Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP Andar Ramona seperti dilaporkan Good News From Indonesia. Profil terstruktur menggantikannya.

LoA yang diterima adalah LoA tanpa syarat, dengan pengecualian seperti sponsor pendanaan dan dokumen fisik ijazah atau transkrip. Isinya memuat nama lengkap, jenjang, program studi, dan waktu mulai studi.

Komponen dana

Kelompok Isi
Dana Pendidikan Biaya pendaftaran, SPP atau UKT, tunjangan buku, penelitian tesis atau disertasi, seminar internasional, publikasi jurnal internasional
Dana Pendukung Transportasi, visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, biaya hidup bulanan, lomba internasional, tunjangan keluarga khusus doktor, dana darurat
Skema parsial LPDP menanggung salah satu kelompok, untuk kriteria Umum dan CPNS/PNS/TNI/Polri; sisanya dari dana non-APBN/APBD

LPDP Jakarta Bukan Jadwal LPDP Nasional

Kabar LPDP dibuka September 2027 merujuk pada program Pemprov DKI Jakarta. Staf Khusus Gubernur Chico Hakim menyebut anggaran sekitar Rp100 miliar dan seleksi bersama LPDP Pusat pada 15 September 2026.

Penerimanya wajib berkontribusi bagi Jakarta paling singkat dua kali masa studi. Program ini berdiri di atas Pergub 20/2026 dan terpisah dari jadwal LPDP nasional.

FAQ LPDP 2027

Kapan pendaftaran LPDP 2027 dibuka?

Belum ada tanggal resmi per 7 November 2026. Pada 2024, 2025, dan 2026, tahap pertama dibuka Januari. Itu pola, bukan jadwal 2027.

Kapan pengumuman LPDP Tahap 2 2026?

Pengumuman akhir dijadwalkan Senin, 30 November 2026, setelah Seleksi Substansi selesai 20 November.

Kapan pengumuman seleksi administrasi dan substansi Tahap 2?

Hasil administrasi diumumkan 28 Agustus 2026 dan hasil sanggah 22 September. Hasil SBS diumumkan 9 Oktober. Hasil substansi dijadwalkan 30 November.

Apa beda LPDP batch 2 dan Tahap 2?

Keduanya merujuk gelombang yang sama. Laman berbahasa Inggris LPDP memakai kata batch, laman berbahasa Indonesia memakai kata tahap.

Beasiswa LPDP apa yang masih dibuka sekarang?

Tujuh program Co-Funding, sampai 1 Desember 2026. Kampusnya tersebar di Jerman, Australia, Amerika Serikat, Irlandia, dan Jepang.

Apakah Beasiswa Reguler LPDP masih ada?

Reguler tidak tercantum dalam daftar program Tahap 2 2026 di laman jadwal LPDP. Pendaftar umum kini masuk lewat kriteria Umum di program seperti STEM Industri Strategis dan SHARE.

Yang Perlu Dipantau

  • Pengumuman akhir Tahap 2 pada 30 November 2026, termasuk jumlah peserta yang lulus.
  • Penutupan Co-Funding pada 1 Desember 2026.
  • Jadwal, buku panduan, dan daftar perguruan tinggi 2027 di laman LPDP.
  • Alokasi final 2027: apakah target 12.000 awardee dan belanja Rp3,93 triliun bertahan.
  • Kelonggaran bahasa dan penghapusan personal statement, apakah berlanjut pada siklus 2027.
  • Proporsi STEM hasil akhir Tahap 2, dibanding target minimal 80 persen.
  • Pembaruan angka sanksi pengembalian dana alumni.

(FI)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →
TRENDING KIP Kuliah 2027: Syarat, Jadwal Pendaftaran, Besaran Bantuan, dan Cara Daftar