Jessica Watkins, yang pernah menghabiskan 170 hari di ISS pada misi Crew-4 tahun 2022, kini menjabat sebagai komandan. Luke Delaney, pilot kelahiran Florida, memulai penerbangan pertamanya ke luar angkasa setelah karir sebagai Mayor Marinir AS dan pilot uji angkatan laut. Joshua Kutryk menjadi astronaut Kanada pertama yang terbang dengan Commercial Crew Program NASA, sementara Sergey Teteryatnikov dari Roscosmos terbang melalui kesepakatan barter antara NASA dan Roscosmos.
Signifikansi Misi di Tengah Tantangan
Peluncuran Crew-13 memiliki makna penting, terutama setelah enam bulan tidak ada astronaut AS yang meluncur dari tanah Amerika. Misi ini sebelumnya sempat tertunda dari jadwal awal 12 September 2026 karena ditemukannya kebocoran oxidizer pada sistem propulsi Crew Dragon Grace. Teknisi SpaceX berhasil mengganti katup yang rusak dan memperbaiki sistem tersebut, memastikan kelancaran peluncuran pada 1 Oktober.
Saat ini, SpaceX menjadi satu-satunya perusahaan di Amerika Serikat yang mampu mengantarkan astronaut NASA ke ISS. Situasi ini muncul setelah program Boeing Starliner di-grounded karena masalah teknis yang berkelanjutan. Ketergantungan ini diperkirakan akan berlanjut hingga ISS dipensiunkan sekitar tahun 2030, menjadikan SpaceX sebagai penyedia transportasi utama bagi astronaut AS ke orbit rendah Bumi.
Jared Isaacman, Administrator NASA, menyampaikan selamat atas keberhasilan misi ini. Dalam blog resminya, NASA menyatakan bahwa Crew-13 menunjukkan bagaimana Commercial Crew Program telah berevolusi dari upaya pengembangan menjadi sistem transportasi berulang yang mendukung operasi penerbangan luar angkasa berawak AS yang berkelanjutan di orbit rendah Bumi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.