Per 2 Oktober 2026, Indonesia masih berada di bawah Tanzania (peringkat 116 dengan 1.166,82 poin) dan Libya (peringkat 115 dengan 1.168,89 poin). Selisih poin dengan Tanzania adalah 3,67 poin. Kemenangan atas Bangladesh belum cukup untuk melampaui Tanzania, tetapi mampu melewati Sudan dan Rwanda.
Di sisi lain, Malaysia juga menunjukkan peningkatan. Mereka naik ke peringkat 135 dunia setelah membantai Singapura 6-0. Sementara itu, Bangladesh, yang sebelumnya di peringkat 182, turun dua posisi ke 183 dunia dengan 893,46 poin setelah kekalahan telak dari Indonesia.
Dampak Kemenangan 9-2 atas Bangladesh
Kemenangan telak 9-2 bukan hanya menaikkan peringkat Indonesia, tetapi juga mengantarkan Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026. Di babak final, Indonesia akan menghadapi Thailand pada Senin, 5 Oktober 2026, kembali di SUGBK. Laga ini akan menjadi penentu apakah Indonesia bisa menembus 115 besar dunia.
Dalam pertandingan melawan Bangladesh, Mitchell Baker menjadi bintang lapangan dengan mencetak 5 gol, didukung oleh masing-masing satu gol dari Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks. Kemenangan ini juga menghindarkan Indonesia dari skenario buruk. Seandainya imbang, Indonesia akan kehilangan 2,34 poin, dan jika kalah, poin akan anjlok 7,34, yang bisa membuat posisi turun ke 119 dunia.
FIFA akan mengumumkan ranking resmi pada 7 Oktober 2026. Hasil final melawan Thailand pada 5 Oktober mendatang akan menjadi penentu potensi lonjakan peringkat lebih lanjut. Jika Indonesia berhasil mengalahkan Thailand, peluang untuk menembus 115 besar dunia akan semakin terbuka lebar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.