Formasi Wantimpres kali ini disebut-sebut paling berwarna karena mengakomodasi tokoh dari berbagai latar belakang. Dari ulama, teknokrat, pebisnis, hingga pemikir kritis. Struktur inti Wantimpres terdiri dari:
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Ketua Merangkap Anggota | Pratikno (mantan Menko PMK) |
| Wakil Ketua Merangkap Anggota | Hatta Rajasa (mantan Menko Perekonomian) |
| Sekretaris Merangkap Anggota | Muhammad Qodari (sebelumnya Kepala Bakom) |
Sementara itu, 23 anggota lainnya yang turut dilantik adalah:
- Sinta Nuriyah Wahid
- Muhammad Quraish Shihab
- Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
- Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan
- Chairul Tanjung
- Salim Segaf Aljufri
- KH Anwar Iskandar
- KH Said Aqil Siradj
- KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
- Philip Kuncoro Wijaya
- Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana
- Soekarwo (Pak De Karwo)
- Jusuf Hamka
- Dato’ Sri Tahir
- Jusuf Wanandi
- Rocky Gerung
- Mohamad Hatta
- Bambang Soesatyo
- Anwar Usman
- Budi Tanoe Wibowo
- Margarito Kamis
- Ignasius Jonan
- Zakki Manuputty
Hadirnya tokoh-tokoh seperti Rocky Gerung, Anwar Usman, Margarito Kamis, dan Ignasius Jonan dinilai akan memberikan warna kritis dan objektif dalam setiap pertimbangan yang disampaikan kepada Presiden.
Tugas dan Pembentukan Wantimpres
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. Lembaga ini diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006. Pertimbangan yang diberikan dapat meliputi berbagai aspek, seperti politik, hukum, pertahanan dan keamanan, ekonomi, serta sosial budaya, baik atas permintaan Presiden maupun tidak.
Pembentukan Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto ini merupakan bagian dari rangkaian perubahan susunan pemerintahan, menyusul reshuffle Kabinet Merah Putih sehari sebelumnya pada 1 Oktober 2026. Pratikno, yang sehari sebelumnya dicopot dari posisi Menko PMK, kini kembali muncul sebagai Ketua Wantimpres. Sementara itu, Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Komunikasi Publik (Bakom), kini menjadi Sekretaris Wantimpres. Posisi Kepala Bakom RI selanjutnya diisi oleh Syahganda Nainggolan, dengan Fadli Tri Hartono sebagai wakilnya, keduanya juga dilantik pada hari yang sama.
Strategi Prabowo dalam memilih tokoh lintas latar belakang—mulai dari ulama, pebisnis, militer, hingga pemikir kritis—dianggap bertujuan untuk menjaring aspirasi publik secara komprehensif dan memperkuat stabilitas pemerintahan dengan berbagai perspektif.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.