SEPANG, JOURNALARTA.COM – Balapan Formula 1 (F1) Grand Prix Bahrain di Malaysia 2026 akan berlangsung besok, Minggu (5/10/2026), pukul 14.00 WIB. Ajang ini menandai kembalinya F1 ke Sirkuit Internasional Sepang setelah absen sembilan tahun, menyusul pembatalan GP Bahrain asli karena konflik di Timur Tengah.
Sirkuit Sepang, Malaysia, akan menjadi saksi pertarungan sengit para pembalap di ronde ke-16 musim ini. Max Verstappen dari Red Bull akan memulai balapan dari posisi terdepan, didampingi Lewis Hamilton dari Ferrari di P2. Verstappen berhasil mencatatkan waktu 1:35.130, unggul 0.298 detik dari Hamilton.
Dominasi Verstappen dan Kejutan Hamilton
Verstappen mengamankan pole position ke-49 dalam kariernya, yang pertama sejak Abu Dhabi 2025, menempatkannya di posisi kuat dengan 45% peluang menang menurut model F1-Fansite. Ini juga merupakan pole position non-Mercedes pertama musim ini, mengakhiri dominasi Mercedes dalam kualifikasi.
Lewis Hamilton secara mengejutkan berhasil menempati baris depan untuk pertama kalinya sejak GP Barcelona 2026. “Rasanya tepat,” kata Hamilton di radio tim, mengindikasikan set-up terakhir pada Ferrari SF-26-nya sebelum kualifikasi membuahkan hasil. Ini juga menjadi kali pertama Hamilton dan Verstappen berbagi baris depan sejak Grand Prix Hungaria 2023.
Pergeseran Grid Akibat Penalti dan Kondisi Ekstrem
Hasil kualifikasi hari ini, Sabtu (4/10/2026), menunjukkan beberapa pergeseran posisi start. Isack Hadjar (Red Bull) sejatinya menempati P3, namun harus turun lima posisi ke P8 karena penalti penggantian unit tenaga baru. Hal ini membuat Andrea Kimi Antonelli (Mercedes), pemimpin klasemen sementara, naik ke posisi P3. Charles Leclerc (Ferrari) juga naik satu posisi menjadi P4.
Berikut adalah 10 posisi start teratas untuk balapan besok:
| Posisi | Pembalap | Tim | Waktu Kualifikasi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Max Verstappen 🇳🇱 | Red Bull #3 | 1:35.130 | Pole ke-49 karier |
| 2 | Lewis Hamilton 🇬🇧 | Ferrari #44 | 1:35.428 | +0.298 |
| 3 | A.K. Antonelli 🇮🇹 | Mercedes #12 | 1:35.631 | Naik dari P4 |
| 4 | Charles Leclerc 🇲🇨 | Ferrari #16 | 1:35.666 | Naik dari P5 |
| 5 | Lando Norris 🇬🇧 | McLaren #4 | 1:35.757 | +0.627 |
| 6 | Oscar Piastri 🇦🇺 | McLaren #81 | 1:35.762 | +0.632 |
| 7 | George Russell 🇬🇧 | Mercedes #63 | 1:35.871 | +0.741 |
| 8 | Isack Hadjar 🇫🇷 | Red Bull #6 | 1:35.558 | Turun 5 grid karena penalti |
| 9 | Pierre Gasly 🇫🇷 | Alpine #10 | 1:37.210 | +2.080 |
| 10 | Gabriel Bortoleto 🇧🇷 | Audi #98 | 1:37.673 | +2.543 |
Balapan akan digelar dalam kondisi yang menantang, dengan suhu udara mencapai 33 derajat Celsius dan suhu aspal 58 derajat Celsius, disertai kelembaban tinggi. Kondisi ini dapat memicu overheat pada ban dan menuntut strategi manajemen ban yang cermat dari tim.
Konteks Balapan di Sepang dan Tantangan Lainnya
Kepindahan GP Bahrain ke Sepang International Circuit menyoroti fleksibilitas F1 dalam menghadapi situasi global. Dikonfirmasi bahwa Bahrain menanggung seluruh biaya penyelenggaraan, termasuk menerbangkan 561 marshall dan official langsung dari Bahrain. Tiket balapan juga ludes terjual, menunjukkan antusiasme penggemar yang tinggi setelah sembilan tahun absennya F1 di Sepang.
Sementara itu, pemimpin klasemen Andrea Kimi Antonelli menghadapi kerugian di kualifikasi. Lap pertamanya di Q2 dihapus karena melebihi batas trek di Tikungan 6, memaksa dia menggunakan ban soft ekstra dan hanya memiliki satu kesempatan lari di Q3.
Meskipun prediksi model F1-Fansite menempatkan Verstappen sebagai unggulan, Sepang dikenal dengan cuaca sore yang tidak terduga. Ada kemungkinan 10% hujan turun yang dapat mengubah dinamika balapan secara drastis, seperti drama yang terjadi pada tahun 2017.
Para penggemar dapat menyaksikan balapan langsung melalui beIN Sports 1, Fox Sports Asia, Vidio, dan F1 TV Pro. Balapan akan dimulai pukul 14.00 WIB, dengan total 56 lap menempuh jarak 310,408 kilometer.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.