JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Timnas Indonesia berhasil merengkuh gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 4-2 melalui drama adu penalti. Pertandingan final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam, berakhir imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Kemenangan bersejarah ini mengakhiri penantian panjang 35 tahun Tim Garuda untuk meraih gelar juara di kancah regional. Sejarah tercipta di hadapan 67 ribu penonton yang memadati SUGBK, menyaksikan perjuangan sengit sejak peluit kick-off dibunyikan.
Drama Extra Time dan Gol Penyeimbang Elkan Baggott
Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, pertandingan memasuki babak tambahan 2×15 menit. Indonesia mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain menghadapi Thailand yang tampil bertahan dengan formasi low block 5-4-1, mengandalkan serangan balik cepat.
Pada menit ke-94, pelatih John Herdman melakukan pergantian krusial dengan memasukkan Shayne Pattynama dan Egy Maulana Vikri, menggantikan Calvin Verdonk dan Justin Hubner, untuk menambah daya serang. Namun, serangan Indonesia masih kesulitan menembus pertahanan kokoh Thailand.
Ole Romeny sempat mendapat peluang terakhir di babak tambahan pertama, tetapi sepakannya masih melambung di atas mistar gawang. Skor tetap 1-1 hingga akhir babak pertama perpanjangan waktu.
Babak tambahan kedua dimulai dengan pergantian pemain kembali dari kubu Indonesia, Reyhan masuk menggantikan Ole Romeny pada menit ke-107. Kejutan terjadi pada menit ke-111 saat Thailand justru berbalik unggul 1-2 melalui gol Chamratsamee. Serangan balik cepat dari sisi kiri pertahanan Indonesia gagal diantisipasi, dan tendangan keras Chamratsamee tak mampu dijangkau Emil Audero.
SUGBK sempat terdiam, namun euforia kembali meledak empat menit kemudian. Pada menit ke-115, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan 2-2 melalui gol Elkan Baggott. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Thailand dari situasi sepak pojok yang diambil Shayne Pattynama, sundulan Baggott membentur pemain lawan, dan bola muntah berhasil disambar kembali olehnya. Gol ini membakar semangat Garuda, menjadikan sisa waktu semakin sengit.
Adu Penalti: Emil Audero Pahlawan Garuda
Skor imbang 2-2 bertahan hingga babak tambahan kedua berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke drama adu tendangan penalti. Di babak krusial ini, seluruh empat penendang Indonesia sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sementara itu, kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil sebagai pahlawan dengan melakukan dua penyelamatan gemilang. Audero berhasil membaca arah tendangan dua eksekutor Thailand, mementahkan bola ke arah kanan gawang, memastikan Indonesia memenangkan adu penalti dengan skor 4-2.
Fakta dan Rekor yang Terukir
Kemenangan ini mencatatkan beberapa rekor dan fakta penting. Indonesia menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026, edisi pertama dari turnamen ini, dan berhak atas hadiah 1 juta dolar AS serta trofi emas seberat 15 kilogram. Ini juga menjadi kali pertama Indonesia berhasil mengalahkan Thailand di final turnamen besar sejak 1991, memutus kutukan panjang setelah sebelumnya selalu kalah dalam empat final AFF dari rival yang sama. Stadion Utama Gelora Bung Karno malam itu menjadi saksi bisu dengan 67 ribu penonton yang terus bernyanyi non-stop selama 120 menit plus adu penalti.
Pelatih John Herdman dalam konferensi pers usai laga menyampaikan apresiasinya. “Kami tahu Thailand akan low block. Kami coba direct ball, free kick James membentur pagar, Ole miss. Tapi karakter tim ini luar biasa. Elkan, Emil – mereka pahlawan malam ini. Ini untuk 280 juta rakyat Indonesia,” ujarnya.
Dengan modal juara ini, Indonesia akan kembali menghadapi Thailand dalam fase grup Piala Asia 2027 pada 20 Januari 2027 mendatang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.