JAKARTA, JOURNALARTA.COM – ChatGPT update Oktober 2026 membawa fitur virtual try-on pakaian dari foto pengguna, paket Pro seharga $500 per bulan, dan perubahan batas penggunaan untuk pelanggan Pro 200. OpenAI juga menunda GPT-6.1 Astra setelah model itu gagal dalam evaluasi keselamatan internal, menurut laporan Reuters yang disebut dalam bahan sumber.
Perubahan ini menyentuh tiga hal yang langsung dirasakan pengguna: belanja lewat ChatGPT, akses ke model dan layanan Codex, serta iklan saat membuat gambar. Namun, beberapa fitur dan paket memiliki batas wilayah atau jadwal berbeda; uji iklan visual, misalnya, direncanakan untuk pengguna gratis di Amerika Serikat.
ChatGPT update Oktober 2026: coba pakaian lewat foto
Fitur virtual try-on dirilis pada 1 Oktober 2026 untuk web dan aplikasi seluler, tanpa daftar tunggu, menurut draf sumber yang merujuk laporan TechCrunch. Pengguna dapat mencari pakaian, sepatu, atau aksesori lewat ChatGPT Shopping, lalu memilih tombol “Try On” pada daftar produk.
Pengguna mengunggah foto selfie atau foto seluruh badan. ChatGPT Images 2.5 kemudian menampilkan barang pilihan pada foto itu. Foto referensi disimpan secara default untuk percobaan berikutnya, tetapi pengguna dapat mengubah atau menghapusnya melalui Settings, Personalization, lalu Reference photos.
Fitur ini juga disebut dapat memproses tangkapan layar produk dari retailer yang tidak tercantum sebagai mitra. Pengguna bisa meminta ChatGPT mencari pakaian dengan gaya tertentu atau mengenali barang yang dikenakan dalam foto. Hasil pencarian dan ketersediaan produk tetap perlu diperiksa di situs retailer karena harga, stok, dan diskon bisa keliru.
Produk yang disimpan masuk ke Favorites di ChatGPT Library. Pengguna dapat mengelompokkannya dalam folder dan kembali melihatnya nanti. Draf menyebut percakapan riset tidak dibagikan kepada retailer, sementara foto try-on tersimpan bersama produk favorit di Library.
Dampaknya bagi konsumen adalah proses membandingkan pakaian dapat dimulai dari foto pribadi, bukan hanya gambar model di halaman toko. Namun, visualisasi itu tidak memastikan barang akan tampak atau pas persis seperti hasil gambar. Pengguna tetap perlu mengecek rincian produk langsung kepada penjual.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.