WASHINGTON — Gambar AI penguin Greenland yang dibagikan Donald Trump menampilkan koloni burung bersweater merah, putih, dan biru seolah menyambutnya di pulau itu. Ada satu kejanggalan mendasar: penguin liar tidak hidup di Greenland maupun kawasan Arktik.
Presiden Amerika Serikat itu mengunggah gambar tersebut di Truth Social pada Minggu, di antara lebih dari dua lusin unggahan lain. Ilustrasi itu juga menampilkan bendera Amerika dan tulisan “GREENLAND” di atas pemandangan gunung bersalju.
Gambar rekaan itu muncul saat Trump kembali memusatkan perhatian pada Greenland, wilayah otonom Denmark yang selama ini ingin ia bawa ke bawah kendali Amerika Serikat. Namun, persoalan satwa dalam gambar bukan sekadar detail visual yang meleset: penguin liar hidup hampir seluruhnya di belahan bumi selatan.
Penguin liar terdekat berada di Galapagos
Greenland dikenal dengan beruang kutub dan gletser, bukan penguin. Spesies penguin asli tidak ditemukan di pulau itu ataupun wilayah Arktik yang lebih luas. Burung laut yang tidak bisa terbang itu tersebar dari Antarktika dan bagian selatan Amerika Selatan hingga Afrika bagian selatan, Australia, serta Selandia Baru.
Satu-satunya penguin liar yang hidup di utara Khatulistiwa adalah penguin Galapagos. Populasinya berada sekitar 4.900 mil dari Greenland. Jarak itu memberi gambaran jelas bahwa koloni penguin dalam unggahan Trump adalah elemen fiktif, bukan penggambaran kondisi alam di pulau tersebut.
Detailnya sederhana. Dampaknya lebih luas.
Ketika gambar buatan AI menggabungkan tempat nyata dengan unsur yang keliru, pembaca perlu membedakan ilustrasi politik dari informasi geografis. Dalam kasus ini, bendera dan tulisan tentang Greenland memberi gambar itu kesan pesan politik, sementara penguinnya membuat adegan tersebut tidak sesuai dengan fakta alam setempat.
Unggahan Greenland berulang di media sosial Trump
Unggahan penguin itu bukan satu-satunya gambar AI tentang pulau tersebut yang dibagikan Trump pada Minggu. Ia sebelumnya mengunggah gambar dirinya sedang mengintip dari balik pegunungan Greenland, dengan keterangan “Halo, Greenland!”.
Pada 27 September, Trump juga membagikan gambar wajahnya yang tampak besar di atas globe dengan Greenland sebagai pusat perhatian. Keterangan yang menyertainya berbunyi “Belahan Buminya”. Rangkaian unggahan itu mengikuti ketertarikan Trump yang berulang untuk membawa Greenland ke bawah kendali Amerika Serikat.
Dalam sebuah unggahan Truth Social, Trump mengklaim kesepakatan yang dimaksudnya “memberi Amerika Serikat kendali permanen atas keamanan, dan semua kebutuhan lain, di Greenland, sepenuhnya menangani SEMUA kekhawatiran Amerika Serikat.” Namun, pernyataan tersebut tidak menghapus perbedaan mendasar antara klaim politik dan posisi pemerintah Denmark mengenai pulau itu.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan kesepakatan tersebut “memperkuat keamanan bersama kita di kawasan Arktik dan Atlantik Utara,” sekaligus “mengakui kedaulatan dan integritas teritorial Kerajaan serta hak rakyat Greenland untuk menentukan nasib sendiri.” Pernyataannya menempatkan kedaulatan dan hak warga Greenland sebagai bagian penting dari pembahasan keamanan kawasan.
Keinginan menguasai pulau ditentang warga
Sejak kembali menjabat, Trump berulang kali menyatakan minat membawa Greenland ke bawah kendali Amerika Serikat. Ia juga pernah menyiratkan kemungkinan penggunaan kekuatan militer, yang memicu kecaman keras dari pejabat Greenland dan Eropa.
Taruhannya menyangkut lebih dari gambar di media sosial. Greenland adalah wilayah otonom Denmark yang dihuni sekitar 56.000 orang. Setiap pembicaraan tentang masa depannya berkaitan langsung dengan kedaulatan wilayah dan hak masyarakat setempat menentukan pilihan, bukan hanya kepentingan keamanan yang disampaikan pemerintah luar.
Sejumlah jajak pendapat menemukan hanya sedikit warga Amerika yang mendukung kendali Amerika Serikat atas Greenland; dukungan di kalangan warga Greenland bahkan lebih rendah.
Bahan yang dilaporkan The Independent tidak merinci angka dukungan tersebut, sehingga tidak ada persentase yang dapat dicantumkan. Sementara itu, fakta geografis pada gambar Trump jelas: penguin liar terdekat dari Greenland hidup sekitar 4.900 mil jauhnya, di Kepulauan Galapagos.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.